Berita Kota Kupang Terkini

Pemasangan APK Caleg di Kupang, Ketua KPU Mengaku Sudah Keluarkan SK 42

Ketua KPU Kota Kupang mengaku telah mengeluarkan Surat Keputusan KPU Kota Kupang untuk mengatur pemasangan APK Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif.

Pemasangan APK Caleg di Kupang, Ketua KPU Mengaku Sudah Keluarkan SK 42
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
APK yang dipasang di salah satu ruas jalan utama di Kota Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua KPU Kota Kupang mengaku telah mengeluarkan Surat Keputusan KPU Kota Kupang untuk mengatur pemasangan Alat Peraga Kampanye untuk Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPU Kota Kupang, Marianus Minggo, S.Fil saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Sabtu (6/10/2018).

"Secara aturan kami sudah keluarkan Surat Keputusan Nomor 42 tentang penempatan Alat Peraga Kampanye (APK) di wilayah Kota Kupang", katanya.

Baca: Dua Jenazah TKI Asal NTT Tiba di Kupang

Untuk pengawasan dan penertiban pelanggarannya, Marianus mengatakan itu menjadi wewenang Bawaslu Kota Kupang.

"Kalau untuk pebertiban itu tanyakan ke Bawaslu. Tetapi SK 42 tentang pemasangan APK itu tidak diperbolehkan di rumah ibadat dan halamannya, sekolah, puskesmas, kantor pemerintah, serta fasilitas kesehatan dan halamannya," ujar Marianus.

Baca: Golkar Flotim Gelar Musyawarah Daerah Luar Biasa, Cari Pengganti Yoseph Sani Bethan

Terkait pemasangan APK di ruas jalan protokol, Marianus menjelaskan bahwa sudah bersurat dan berkoordinasi dengan Walikota Kupang. Namun, lanjutnya, tidak disebutkan secara spesifik jalan protokol mana saja di wilayah Kota Kupang yang diijinkan untuk dioasangi APK.

Berdasarkan PKPU No 23 tahun 2018 tentang kampanye pemilu dan PKPU No 28 tahun 2018 tentang perubahannya, pemasangan alat peraga kampanye tidak diperbolehkan dipasang di tempat ibadah termasuk halamannya, rumah sakit dan tempat pelayanan kesehatan, gedung pemerintah, serta lembaga pendidikan.

Pemasangan alat peraga kampanye juga harus memperhatikan pertimbangan etika, estetika, kebersihan dan keindahan kota atau wilayah.

Berdasarkan pantauan POS-KUPANG.COM, masih terdapat alat peraga kampanye milik caleg yang di tempelkan di batang-batang pohon di pinggir jalan utama, juga yang dibiarkan tidak beraturan di median jalan raya seperti di Jalan Prof Dr Herman Yohanes, juga di median jalan Frans Seda Kota Kupang. Selain tidak ditata dengan baik, APK tersebut juga dibiarkan rusak sehingga mengganggu keindahan. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved