Berita Kabupaten Sumba Timur

Petani KTO Mbolakamba Panen Bawang Merah Tuk-Tuk 3,3 Ton

Akhirnya berbuahkan hasil yang manis. Kami penen bawang kalau hasil seluruh bedeng diperkirakan bisa mencapai 3,3 ton

Petani KTO Mbolakamba Panen Bawang Merah Tuk-Tuk 3,3 Ton
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Camat Lewa Tidahu sedang foto bersama dengan para angggota KTO Mbolakamba. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM| WAINGAPU--Camat Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur Banju Ndakumanung saat melakukan panen perdana bawang merah tuk-tuk milik kelompok tani organik (KTO) Mbolakamba di Desa Mondulambi, Selasa (2/10/2018) sangat senang dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mondulambi dan para anggota kelompok Tani organik (KTO) Mbolakamba di Desa setempat karena sudah bekerja keras untuk mengolah lahan kering dengan menanam sayuran dan bawang merah dan hasilnya cukup memuaskan.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Mondulambi dan kelompok Tani Mbolakamba di Mondulambi yang sudah bekerja keras untuk mengolah lahan kering dan bisa panen sayuran dan bisa panen bawang merah yang memuaskan,"ungkap Banju kepada SMART SUMBA, Kamis (4/10/2018).

Banju juga berjanji, akan berusaha untuk mendorong Desa-Desa di sepanjang DAS di Kecamatan Lewa Tidahu dan sebagai contoh kelompok tani Organik di Mondulambi yang sukses menanam dan memanen bawang merah. 

Kata dia, sejauh ini sepanjang bantaran aliran sungai Mondulambi tidak dimanfaatkan dengan baik, sehingga kedepan pemerintah kecamatan akan mendorong Desa-Desa lain agar lahan di DAS sungai Mondulambi bisa dipenuhi berbagai tanaman yang bisa dimakan juga bisa dijual, sehingga ekonomi warga tidak hanya bergantung pada padi saja tetapi bisa juga dengan tanaman yang lain yang punya nilai ekonomis.

Banju juga meminta Kepala BP3K Lewa Tidahu untuk menempatkan penyuluh yang handal untuk mendampingi kelompok tani di Lewa Tidahu agar bisa sukes.

Banju juga menyampaikan terima kasih kepada Pihak Yayayasan Komunitas Radio Max Waingapu yang telah membantu menyewahkan pompa barsha sebagai penggerak air untuk menyirami lahan milik KTO Mbolakamba dan juga bersediah mendampingi para anggota kelompok tani hingga berhasil panen meskipun disaat musim kering.

ketua KTO Mbolakamba Lasarus L. Pekuwali juga mengaku merasa bangga dengan panen bawang merah di tengah musim kering dengan hanya memanfaatkan pompa barsha dari Yayasan Komunitas Radio Max Waingapu.

"Awalnya disini lahan tidur tidak digunakan, tetapi kita berusaha dan kerja keras, akhirnya berbuahkan hasil yang manis. Kami penen bawang kalau hasil seluruh bedeng diperkirakan bisa mencapai 3,3 ton. Bukan hanya itu selama ini sudah kami panen berbagai jenis sayuran seperti col dan berbagai macam sayur lainya,"ungkap Pekuwali.

Sementara itu Ketua Yayasan Radio Max Waingapu Heinrich Dengi mengatakan hasil panen perdana Bawang Merah tuk tuk di kelompok tani organik Mbolakamba untuk luasan 30 are hasilnya sekitar 3.3 ton bawang merah basah. Kalau diproyeksi ke lahan seluas 1 hektar maka hasilnya mencapai sekitar 11 ton lebih. (rob/Adv)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved