Berita Kabupaten Sikka Terkini

Patah Kaki dan Tidak Waras, Dua Pencabul Belum Ditahan

Penyidikan dua tersangka pencabulan anak dibawah umur di Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, masih terus berlanjut.

Patah Kaki dan Tidak Waras, Dua Pencabul Belum Ditahan
kompas.com
ilustrasi pencabulan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Penyidikan dua tersangka pencabulan anak dibawah umur di Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus berlanjut.

Kedua tersangka, ON (50) dan WH (46) belum bisa ditahan penyidik Kepolisian Resort Sikka di Kota Maumere. ON mengalami patah kaki, sedangkan ON diduga tidak waras.

"Penyidikan sedang berlanjut, namun kedua tersangka tidak ditahan, seorang pelaku tidak waras dan seorang lagi patah kaki," kata Kasubag Humas Polres Sikka, Iptu Margono mewakili Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang,S,IK, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (4/10/2018) di Maumere.

Baca: Pedangdut Jily Kartika akan Meriahkan HUT ke-73 TNI di Kupang

Margono menegaskan penyidikan kedua kasus pencabulan ini menjadi perhatian serius polisi. Cepat atau lambat, penyidikan akan dituntaskan.

Baca: DPD PAN Lembata Surati PAN NTT

ON diduga mencabuli KADS (8) dan YPS (10) asal Desa Lela. Pelaku WH (46) diduga memperkosa EDA (7) di dalam kamar tidur anaknya di Kampung Woloara, Desa Baopat, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Pulau Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved