Berita Kabupaten Sikka Terkini

Pedagang Pasar Alok Protes Pasar Pagi Terbatas di TPI

Pasar Pagi Terbatas menggunakan TPI Maumere di Pulau Flores, diresmikan Bupati Sikka pekan lalu terus menuai protes pedagang Pasar Alok.

Pedagang Pasar Alok Protes Pasar Pagi Terbatas di TPI
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Susana di Pasar Alok, Kota Maumere, Pulau Flores, Provinsi NTT, Rabu (3/10/2018) pagi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pasar Pagi Terbatas menggunakan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Maumere di Pulau Flores, Provinsi NTT, diresmikan Bupati Sikka pekan lalu terus menuai protes pedagang Pasar Alok.

Pemerintah disebut secara sengaja, tahu dan mau mematikan usaha perdagangan di Pasar Alok. Transaksi jual beli di pasar tradisional mendedak sepi dan banyak pedagang yang terancam bangkrut.

Protes pedagang itu disampaikan dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sikka, Drs. Lukman, M.Si, dan Kepala Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Yosef Benyamin, S.H, Rabu (3/10/2018) siang di Kantor Badan Pengelola Pasar.

Baca: Agus Boli Minta Disdukcapil Bantu Permudah Urus Dokumen Para Pelamar CPNS 2018

Protes pedagang disampaikan utusan penjual sembako, Ismail Wahab, penjual ikan kering, Adrianus Jogo, dan penjual pakaian rombengan, Viktor.

"TPI tempat nelayan dan penjual ikan, bukan untuk pakaian rombengan," ujar Viktor

Baca: Arief Tyastama Sebut Gempa di Sumba Belum Termasuk Bencana

Ismail dan Adrianus menanyakan alasan pemerintah memberlakukan pasar pagi terbatas di TPI. Padahal pemerintahan periode lalu melakukan operasi rutin penertiban segala jenis jualan selain ikan basah di TPI. "Kenapa bupati sekarang membolehkan. Di TPI untuk ikan," ujar Adrianus.

Kepala Dinas Polisi Pamong Praja, Yosef Benyamin, pasar pagi terbatas ditetapkan dengan SK Bupati Sikka. Ia mengakui pasar pagi terbatas akan menuai protes pedagang, sebab beberapa tahun lalu tidak dibolehkan selain ikan.

"Pasar pagi terbatas hanya sampai pukul 08.30 Wita ditutup. Langkah ini menertibkan pendapatan daripada penjual keliaran di pertokoan. Semua yang masuk ke pasar dikenai retribusi. Parkir kendaraan di dalam dan di luar pagar dipungut," ujar Benyamin.

Benyamian mengatakan akan akan dievaluasi rutin aktivitas pasar pagi terbatas. Bila tidak efektif dan merugikan tidak menutup peluang ditutup kembali. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved