Berita NTT Terkini

Pilkada TTS Ditentukan dari Hasil Pemungutan Suara Ulang

Pilkada Kabupaten TTS akan ditentukan dari hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 20 Oktober 2018. Saat ini KPU sedang merekrut panitia ad hoc.

Pilkada TTS Ditentukan dari Hasil Pemungutan Suara Ulang
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Ketua KPU Provinsi NTT, Maryanti Luturmas Adoe 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pilkada Kabupaten TTS akan ditentukan dari hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 20 Oktober 2018. Saat ini KPU sedang merekrut panitia ad hoc.

Hal ini disampaikan Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, Selasa (2/10/2018).

Menurut Maryanti, apabila dalam PSU hasil perolehan suara berubah dari sebelumnya, maka KPU TTS akan menetapkan paslon itu sebagai perolehan suara terbanyak.

Baca: Jadikan Aegela Sebagai ICT Nagekeo

"Kalau nanti dari PSU itu hasilnya berbeda dengan hasil pilkada 27 Juni 2018, maka paslon perolehan suara terbanyak itu yang akan ditetapkan KPU," kata Maryanti.

Dijelaskan, dari 30 TPS yang akan melakukan PSU dengan jumlah pemilih sekitar 9.000 -an pemilih. Sementara pada Pilkada 27 Juni 2018 itu terjadi selisih suara antar paslon Obet Naitboho-Alexander Kase dan Epy Tahun- Army Konay itu sekitar 700-an suara.

Baca: Ini Permintaan Warga Desa Bidoa kepada Pemkab Nagekeo

Dia juga mengatakan, saat ini KPU harus merekrut lagi PPK, PPS dan KPPS, karena panitia ad hoc sebelumnya telah selesai masa tugas.

"Saat ini diupayakan agar setelah perekrutan dilanjutkan dengan bimbingan teknis (Bimtek) dan dengan pengadaan logistik. Ini semua dilakukan di 30 TPS," kata Maryanti. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved