Berita Nasional Terkini

Presiden Kirimkan 1.500 Paket Bantuan untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu

Presiden Joko Widodo mengirimkan 1.500 paket bantuan ke korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah

Presiden Kirimkan 1.500 Paket Bantuan untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu
KOMPAS.com/Ryana Aryadita
Bantuan presiden untuk Palu, Senin (1/10/2018) 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengirimkan 1.500 paket bantuan ke korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018).

Paket bantuan itu dikirimkan menggunakan pesawat Hercules dari Landasan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

"Kemarin 4.000 bingkisan, kemudian siang ini 1.500 ditambah makanan siap saji 5.000 boks, juga 2,5 ton air mineral dan biskuit," ujar Komandan Lanud Halim Perdana Kusuma, Marsekal Pertama Muhammad Tony Haryono, kepada wartawan, Senin.

Baca: 1.000 Makam Disiapkan untuk Jenazah Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Palu

Tiap paket berisi sembako 5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng, 1 kotak teh, 1 dus biskuit, dan 1 liter air mineral.

Pemberian bantuan ini akan dikirimkan ke beberapa titik yaitu Perumnas Balaroa, Pantai Talisen, RS Undatan, Bandara, dan Tempat pengungsian.

Baca: BNPB Identifikasi 114 WNA di Palu dan Donggala, 8 Orang Diantaranya Masih Hilang

Tony mengatakan, paket bantuan dari presiden ini merupakan pengiriman kali kedua. "Sebelum beliau ke sana kami sudah mengirim 4.000 dari kepresidenan, hari Sabtu sudah sampai sana," kata dia.

Ia mengungkapkan, bantuan tersebut dikirimkan sesuai permintaan dari korban di Palu. "Kita koordinasi dengan yang di Palu, mereka butuhnya apa kita kirim. Skala prioritasnya seperti itu. Misalnya disana butuh tenda kita kirim, butuh bahan makanan kita kirim. Yang menentukan apa yang dikirim itu tergantung dari sana," ujar dia.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 SR dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018), memakan korban jiwa, sekaligus mengakibatkan sejumlah kerusakan.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (30/9/2018), jumlah korban meninggal mencapai 832 orang, 821 orang dari Kota Palu, dan 11 orang dari Donggala. Selain itu, 540 orang dilaporkan luka berat, dan 16.732 warga mengungsi di 24 titik di Palu. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved