Berita Kabupaten Flores Timur

Kadis Kesehatan Flotim Buka Musda II PTGMI NTT

Kadis Kesehatan Flores Timur mbuka seminar dan musyawarah daerah (Musda) II Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PTGMI NTT di Hotel ASA

Kadis Kesehatan Flotim Buka Musda II PTGMI NTT
POS KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Feliks Janggu Lampiran28 Sep 2018 16.58 (0 menit yang lalu) ke saya Kadis Kesehatan Flotim Buka Musda II PTGMI NTT Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Kepala Dinas Kesehatan Flores Timur dr.Agustinus Ogie Silimalar membuka seminar dan musyawarah daerah (Musda) II Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PTGMI NTT di Hotel ASA Larantuka Jumat (28/9/2018). Seminar dan Musda II ini dihadiri Ketua DPP PTGMI Epi Nopia, Ketua DPD PTGMI NTT Agustinus Wali, Ketua DPC PTGMI Flotim Yohanes Gewawa Swain, dan Sekretaris DPC PTGMi Flotim Sesilia Sili Mai dan semua Ketua DPC PTGMI seluruh kabupaten di NTT. Dokter Ogie membacakan sambutan Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon menjelaskan pembangunan kesehatan merupakan investasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Kata Bupati Anton, pembangunan kesehatan pada dasarnya sebuah upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan setiap orang berprilaku hidup sehat untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Bupati Anton perlu perencanaan pembangunan kesehatan yang sistimatis terarah, terpadu, dan menyeluruh serta dibutuhkan keterlibatan berbagai sektor dan seluruh komponen bangsa dalam pelaksanaannya. "Salah satu upaya optimalisasi serta akselerasi hasil kerja dan kontribusi dalam pembangunan kesehatan yaitu melalui keterlibatan tenaga kesehatan dalam berbagai profesi kesehatan," kata Bupati Anton. Kata Bupati Anton setiap profesi kesehatan mempunyai tugas, tanggung jawab dan peranan yang sama termasuk di dalamnya terapis gigi dan mulut. Bupati Anton mengatakan PTGMI mempunyai tanggungjawab untuk memajukan profesi terapis gigi sehingga dapat bersanding dan mampu bekerjasama dengarn profesi tenaga kesehatan lainnya. Bupati Anton juga mengapresiasi kepada pengurus PTGMI NTT yang akan mengakhiri masa tugasnya dan profisiat kepada pengurus baru yang akan ditentukan pada Musda II PTGMI 2018. POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU Sekretaris PTGMI Flotim Sesilia Sili Mai, A.Md.,KG (kanan) menyerahkan cenderamata kepada Ketua DPP PTGMI Epi Nopia disaksikan Kadis Kesehatan Flotim dr.Ogie Silimalar di Aula Hotel ASA Larantuka Jumat (28/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Kepala Dinas Kesehatan Flores Timur dr.Agustinus Ogie Silimalar membuka seminar dan musyawarah daerah (Musda) II Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PTGMI NTT di Hotel ASA Larantuka Jumat (28/9/2018).

Seminar dan Musda II ini dihadiri Ketua DPP PTGMI Epi Nopia, Ketua DPD PTGMI NTT Agustinus Wali, Ketua DPC PTGMI Flotim Yohanes Gewawa Swain, dan Sekretaris DPC PTGMi Flotim Sesilia Sili Mai dan semua Ketua DPC PTGMI seluruh kabupaten di NTT.

Baca: 10 Menit Masuk Grapari Kupang, Uang Puluhan Juta Milik Ibu Hamil Raib Dibawa Kabur

Baca: Bawang Merah Melimpah! Dinas Pertanian Cari Pasar ke Luar Lembata

Dokter Ogie membacakan sambutan Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon menjelaskan pembangunan kesehatan merupakan investasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Kata Bupati Anton, pembangunan kesehatan pada dasarnya sebuah upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan setiap orang berprilaku hidup sehat untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Bupati Anton perlu perencanaan pembangunan kesehatan yang sistimatis terarah, terpadu, dan menyeluruh serta dibutuhkan keterlibatan berbagai sektor dan seluruh komponen bangsa dalam pelaksanaannya.

"Salah satu upaya optimalisasi serta akselerasi hasil kerja dan kontribusi dalam pembangunan kesehatan yaitu
melalui keterlibatan tenaga kesehatan dalam berbagai profesi kesehatan," kata Bupati Anton.

Kata Bupati Anton setiap profesi kesehatan mempunyai
tugas, tanggung jawab dan peranan yang sama termasuk di dalamnya terapis gigi dan mulut.

Bupati Anton mengatakan PTGMI mempunyai tanggungjawab untuk memajukan profesi terapis gigi sehingga dapat bersanding dan mampu bekerjasama dengarn profesi tenaga kesehatan lainnya.

Bupati Anton juga mengapresiasi kepada pengurus PTGMI NTT yang akan mengakhiri masa tugasnya dan profisiat kepada pengurus baru yang akan ditentukan pada Musda II PTGMI 2018. (*)


Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved