Berita Kabupaten Sikka Terkini

Ternyata Penghentian Retribusi Masuk Pasar Untungkan Pengendara Sepeda Motor

Dihentikan pemungutan retribusi masuk pasar terhadap sepeda motor dan mobil di gerbang Pasar Alok, Kota Maumere, Kabupaten Sikka

Ternyata Penghentian Retribusi Masuk Pasar Untungkan Pengendara Sepeda Motor
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Gerbang Pasar Alok di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Selasa (25/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Dihentikan pemungutan retribusi masuk pasar terhadap sepeda motor dan mobil di gerbang Pasar Alok, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Selasa (25/9/2018) menuai reaksi negatif DPRD Sikka.

Ketua Fraksi Partai Nasdem, Siflan Angi menilai pemungutan retribusi di pintu masuk hanya soal mekanisme. Langkah itu ditempuh guna menertibkan retribusi kendaraan masuk ke pasar.

"Sama saja dengan retribusi parkir. Kita setujui pemerintah lakukan tempo hari untuk menertibkan sepeda motor dan mobil masuk pasar. sebab pengendara tidak mau bayar," kata Siflan.

Baca: Temui Fadli Zon, Tim GNPF Laporkan Kondisi Rizieq Shihab di Arab Saudi, Ini yang Terjadi

Penertiban itu, demikain Siflan, sekaligus mengamankan retribusi daerah. Tetapi,penghentian pungutan di pintu gerbang merugikan daerah, pengendara sepeda motor enggan bayar. Mereka masuk pasar sambil belanja dan keluar pasar tanpa bayar retribusi.

Baca: Tiga Menit Setelah Dilantik, Bupati Tulungagung Langsung Dinonaktifkan

Padahal ketika tahun 2016 penagihan dilakukan anggota Satpol, pada hari pasar (Selasa), retribusi berkisar Rp 3-4 Juta, sedangkan di hari yang lain mencapai Rp 1,5- Rp 2 juta/hari.

"Kalau sekarang, yang bayar palingan mobil. Berapa banyak pengguna pasar yang ke pasar pakai mobil. Dapat Rp 50.000/belum tentu," ujarnya..

Menurut Siflan penghentian pemungutan retribusi di pintu pasar merupakan gebrakan tidak tepat, tidak diperhitungkan dan langkah mundur dalam penataan pasar. Keputusan Bupati Sikka ini hanya memenuhi janji kampanye ternyata merugikan daerah.

Anggota Fraksi Partai Demokrat,Okto Gleko menyarankan Bupati Sikka terlebih dahulu mencabut Perda retribusi. Langkah demikian perlu dilakukan agar bupati tidak melanggar perda.

Penghentian pungutan retribusi sepeda motor dan mobil di pintu masuk pasar tradisional terbesar di Pulau Flores dilakukan Bupati Sikka, Roby Idong setelah ia berkunjung ke pasar itu, Senin (24/9/2018) di hari pertama memimpin Kabupaten Sikka. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved