Berita Flores Timur Terkini

KPUD Flotim Akhirnya Memutuskan Menolak Berkas LADK Partai Demokrat dan PAN

KPUD Flores Timur akhirnya memutuskan menolak laporan awal dana kampanye (LADK) Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional Flores Timur.

KPUD Flotim Akhirnya Memutuskan Menolak Berkas LADK Partai Demokrat dan PAN
Pos Kupang/Felix Janggu
Ketua KPUD Flotim, Ernesta Katana 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Flores Timur akhirnya memutuskan menolak laporan awal dana kampanye (LADK) Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional Flores Timur.

KPUD Flotim setelah mendengarkan klarifikasi dari kedua partai ini Senin (24/9/2018) langsung menggelar rapat pleno dan menghasilkan keputusan menolak LADK kedua partai itu.

KPUD Flotim juga menyatakan menolak alasan keterlambatan kedua partai itu seperti yang telah mereka klarifikasikan ke KPUD Flotim.

Baca: Perdhaki Gelar Workshop Persiapan Akreditasi Klinik Katolik Regio NTT

Satu-satunya alasan penolakan oleh KPUD Flotim yakni keterlambatan kedua partai ini memasukan LADK ke KPUD Flotim.

Ini empat point keputusan KPUD Flotim yang ditandatangani Ketua KPUD Flotim, Ernesta Katana, Senin (24/9/2018).

Baca: Ada Cash Back Rp 500.000 dari BCA Selama GATF, Ikut Yuk!

Pertama, sikap menolak hasil klarifikasi yang disampaikan oleh DPC Partai Demokrat dan DPD Partai Amanat Nasional Flotim tentang alasan keterlambatan menyerahkan LADK Pemilu 2019;

Kedua, menyatakan bahwa KPU Kabupaten Flores Timur tidak menerima LADK DPC Partai Demokrat dan DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Flores Timur karena tidak
menyerahkan sesuai dengan jadwal;

Ketiga, meminta KPU RI untuk memberikan sanksi sesuai peraturan Perundang-undangan yang berlaku;

Dan keempat, putusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan dalam penetapannya, dilakukan perbaikan seperlunya.

Ketua DPD PAN, Rofin Kabelen dikonfirmasi POS-KUPANG.COM mengaku telah menerima salinan putusan KPUD Flotim dan belum bisa memberi tanggapan atas keputusan itu.

Sementara Ketua DPC Demokrat, Yohanes ND Paru, sampai pukul 18.40 wita belum merespon saat dihuhungi POS-KUPANG.COM, Selasa (25/9/2018). (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved