Berita Kota Kupang

DPRD NTT Minta Polisi Tuntaskan Kasus Marosi

Kasus tersebut perlu diusut hingga tuntas oleh kepolisian agar tidak menjadi tanda tanya di masyarakat.

DPRD NTT Minta Polisi Tuntaskan Kasus Marosi
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Aksi Aliansi Solidaritas untuk Marosi di Gedung DPRD NTT, Senin (24/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|KUPANG--- DPRD NTT meminta agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus Marosi atau kasus yang menyebabkan kematian Poro Duka‎. Kasus ini terjadi di Lamboya, Sumba Barat.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD NTT, Yunus Takandewa, Selasa (25/9/2018).

Menurut Yunus, kasus tersebut perlu diusut hingga tuntas oleh kepolisian agar tidak menjadi tanda tanya di masyarakat.

"Kami sebagai DPRD, meminta agar kasus ini diusut tuntas," kata Yunus.

Sebelumnya pada Senin (24/9/2018), Aliansi Solidaritas untuk Marosi (Lamboya) mempertanyakan proses hukum terhadap kasus kematian Poro Duka di Sumba Barat

Kasus ini sampai sekarang belum ada titik terang.

‎Pertanyaan ini disampaikan Aliansi Solidaritas untuk Marosi (Lamboya) ketika
melakukan aksi demo ke Gedung DPRD NTT Gedung DPRD NTT, Senin (24/9/201‎8).

‎Mereka dipimpin Koordinator Lapangan (korlap) Mathias Kayun dan Koordinator Umum,
Dominikus Karangora,

Mereka dikawal aparat kepolisian dan Sat Pol PP Provinsi NTT.

Ko‎rlap, Mathias Kayun saat dialog dengan DPRD NTT mengatakan, pihaknya menuntut agar ada rapat dengar pendapat antara Polda NTT dan jajaran dengan DPRD NTT agar kasus kematian Poro Duka bisa terungkap.

Menurut Mathias, kasus kematian Poro Duka berawal ketika masyarakat ingin mempertahankan hak atas lahan mereka.

"Ketika ada pengukuran lahan, masyarakat saat itu ingin mengklarifikasi karena petugas ukur mengukur jalan ritual dari Marapu, saat itu terjadi penembakan dan peluru sempat menyasar pada tubuh Poro Duka," katanya.

Sementara dalam pernyataan sikap, aliansi ini mengatakan,sejak kasus ini dilaporkan ke polisi pada 25 April 2018 lalu, sampai saat ini belum ada titik terang.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help