Berita Nasional Terkini

Disaksikan Sandiaga, Jokowi Dapat Penghargaan Tokoh Pemerataan Pembangunan

Presiden Joko Widodo mendapatkan penghargaan sebagai tokoh penghargaan pembangunan dalam acara 50 tahun Kamar Dagang dan Industri

Disaksikan Sandiaga, Jokowi Dapat Penghargaan Tokoh Pemerataan Pembangunan
KOMPAS.com/FITRI R
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan keterangan pers selepas meninjau kondisi perbaikan RSUD Kota Mataram, Senin (3/9/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Presiden Joko Widodo mendapatkan penghargaan sebagai tokoh penghargaan pembangunan dalam acara 50 tahun Kamar Dagang dan Industri, di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Senin (24/9/2018) malam.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Kadin, Rosan Perkasa Roeslani, kepada Jokowi di atas panggung.

Sandiaga Uno, anggota Kadin yang juga rival Jokowi di Pemilihan Presiden 2019, menyaksikan langsung momen tersebut.

Baca: Polisi Amankan12 Kg Sabu dari Malaysia di Perbatasan

Ketua Panitia HUT Kadin ke-50, Bobby Gavur Umar mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada Jokowi karena ia telah membangun infrastruktur secara merata di berbagai daerah di Indonesia.

Presiden Jokowi berterima kasih terhadap penghargaan yang diberikan Kadin. Namun, ia merasa tugas ke depan semakin berat setelah menyandang gelar tokoh pemerataan pembangunan yang disematkan Kadin.

Baca: Pungli hingga Rp 597 Juta, Pejabat BPN Ini Dihukum 6 Tahun Penjara

"Yang diberikan kepada saya sebuah hal yang sangat berat sekali bagi saya. Jangan menganggap ini hal enteng. Menerima seperti ini hal berat buat saya," kata Jokowi.

Sementara itu, Sandiaga Uno mengucapkan selamat kepada Jokowi atas penghargaan yang diraihnya.

"Saya pengurus Kadin cukup lama, pernah menjabat sebagai wakil ketua umum, terakhir wakil ketua umum bidang UMKM dan ekonomi kreatif, saya juga memberikan selamat pada bapak Presiden yang mendapatkan penghargaan sebagai tokoh pemerataan pembangunan," kata Sandiaga kepada wartawan seusai acara.

Sandiaga mengakui pencapaian Jokowi di bidang pembangunan infrastruktur. Namun, ia juga memiliki catatan bahwa infrastruktur yang selama ini dibangun tak terlalu berdampak langsung pada penyediaan lapangan kerja.

"Tidak memiliki efek yang signifikan dan subtansial," ujarnya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help