Berita Kabupaten Flores Timur

Ketua Presidium PMKRI Flotim: PMKRI Itu Organisasi Perjuangan

dilantik setelah misa bersama dipimpin Romo Andy Fernandes,Pr di Aula Rumah Bina Saron Larantuka.

Ketua Presidium PMKRI Flotim: PMKRI Itu Organisasi Perjuangan
istimewa
Marselinus Atapuken saat berpidato usai pelantikan dirinya jadi Ketua Presidium PMKRI Cabang Larantuka Flotim Sabtu (22/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Marselinus Atapuken resmi menahkodai PMKRI Cabang Larantuka Santo Agustinus setelah dilantik Sabtu (23/9/2018).

Ia dilantik setelah misa bersama dipimpin Romo Andy Fernandes,Pr di Aula Rumah Bina Saron Larantuka.

Baca: 74 Anak Paskibraka Sumba Barat Daya Belum Terima Honor! Mereka Datangi Dispora SBD

Baca: Dana Awal Kampanye Parpol di Malaka Berkisar Rp 200 Ribu Sampai Rp 2 Juta

Marselinus dalam pidato singkatnya mengatakan PMKRI adalah organisasi pemuda yang mewadahi pembinaan dan perjuangan para mahasiswa dan berlandaskan pada nilai iman Katolik.

PMKRI dalam sejarah hadirnya, kata Marselinus tidak jauh dari perjuangan bersama elemen bangsa lainnya untuk mengisi kemerdekaan bangsa.

Dengan membawa milai-nilai Katolik, PMKRI senantiasa total memperjuankan kemanusiaan, keadilan sosial dan persaudaraan.

PMKRI dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara dalam keanekaragaman senantiasa memegang spirit sumpah pemuda, bertanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu yakni Indonesia.

Kata Marselinus, NKRI merupakan anugerah Tuhan bagi bangsa Indonesia, merupakan iktiar bersama dari berbagai elemen bangsa yang berbeda suku, agama, ras dan golongan.

Pluralitas bagi bangsa Indonesia, jelas Marselinus merupakan kekuatan tapi serentak pada saat yang sama menjadi tantangan serius.

Menghargai perbedaan bukan harga mati, masih membutuhkan proses dan kerja keras. Pasalnya masih ada saja elemen bangsa yang mengerogoti NKRI.

Sebagai kader muda bangsa, kata Marselinus PMKRI perlu membangun optimisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bahwa meski dirong-rong upaya merusak toleransi dan kebersamaan, NKRI akan tetap kokoh di bawah pilar Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Kebhinekaan, kata Marselinus mengandung iktiar bersama untuk merajut perbedaan sebagai kekuatan bersama dalam bingkai NKRI.

Dalam spirit option for the poor, kata Marselinus PMKRI berkomitmen menjadi garam dan terang untuk menjadi mitra kritis pemerintah menjaga persatuan di bumi Lamaholot Flotim. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved