Berita Labuan Bajo

Hotel Puncak Waringin Tidak Boleh Diganti Dengan Bangunan Souvenir Shop

Hotel Puncak Waringin milik Pemkab Manggarai Barat tidak boleh diganti bangunan lain, seperti souvenir shop atau rest area.

Hotel Puncak Waringin Tidak Boleh Diganti Dengan Bangunan Souvenir Shop
POS KUPANG.COM/SERVAN MAMILIANUS
Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Mabar Harun Elrasit 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM, LABUAN BAJO|Hotel Puncak Waringin milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), tidak boleh diganti oleh bangunan lain, seperti souvenir shop atau rest area.

Baca: Semua Partai di TTU Telah Melaporkan Dana Awal Lampanye

Baca: SMP Assumpta Kupang akan Bangun Kerja Sama dengan Harian Pagi Pos Kupang

Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Mabar Harun Elrasit, menilai pembangunan souvenir shop tidak memberikan nilai PAD yang signifikan bagi daerah tersebut, bila dibandingkan dengan tetap membangun hotel.

“Pemerintah beralasan bahwa sudah dilakukan tender untuk Hotel Puncak Waringin tetapi tidak ada rekanan yang memenuhi syarat. Seharusnya solusinya adalah tender menggunakan syarat yang standar. Nantinya pemerintah tidak usah membangun, pembangunan hotel itu bisa dilakukan oleh rekanan, tentu harus diatur mekanismenya,” kata Harun kepada POS--KUPANG.COM, Senin (24/9/2018).

Hotel yang sudah ada di lokasi Puncak Waringin itu kata dia harus tetap dipertahankan dengan melakukan renovasi. “Hotel akan memberi kontribusi bagi PAD yang jauh lebih besar dari pada souvenir shop,” kata Harun.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pembangunan fisik berkaitan dengan penataan areal Puncak Waringin Labuan Bajo, direncanakan mulai berlangsung tahun 2019 mendatang.

Di tahun 2018 ini dilakukan penyusunan rencana atau Detail Engineering Design (DED).

Penataan Puncak Waringin itu ditangani langsung oleh Pemerintah Pusat.

Saat ini di dalam areal milik Pemerintah Kabupaten Mabar itu, masih berdiri bekas bangunan hotel Puncak Waringin.

Hotel tersebut sudah tidak digunakan lagi sejak Januari 2015 atau sudah tiga tahun mubazir.

Halaman
12
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved