Berita Internasional Terkini

Seorang Wanita Serang Tempat Penitipan Anak di AS, Tiga Bayi Terluka

Seorang wanita asal China ditahan oleh kepolisian AS setelah aksinya menyerang dan melukai sejumlah orang di sebuah tempat penitipan anak di New York

Seorang Wanita Serang Tempat Penitipan Anak di AS, Tiga Bayi Terluka
KOMPAS.com/SCMP/AFP PHOTOS
Perempuan tersangka pelaku penyerangan sebuah tempat penitipan anak di Queens, New York, diamankan petugas kepolisian, Jumat (21/9/2018). 

POS-KUPANG.COM | NEW YORK - Seorang wanita asal China ditahan oleh kepolisian AS setelah aksinya menyerang dan melukai sejumlah orang di sebuah tempat penitipan anak di New York, pada Jumat (21/9/2018).

Lima orang, termasuk tiga bayi berusia tiga hari hingga satu bulan menjadi korban luka dan menderita luka tusukan.

Tersangka pelaku, seorang wanita berusia 52 tahun, diindentifikasi polisi bernama Yu Fen Wang dan kini telah ditahan.

Baca: Terlalu Lama Pakai WC Umum, Pria Ini Dipukuli Hingga Tewas

Petugas masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, termasuk untuk mengetahui motif pelaku.

Melansir dari SCMP, insiden penyerangan itu terjadi sekitar pukul 4 dini hari di sebuah tempat penitipan anak yang bertempat di gedung berlantai tiga di Flushing, Queens, New York.

Berdasarkan keterangan polisi, tersangka pelaku menyerang dua bayi perempuan dan seorang bayi laki-laki. Satu bayi perempuan mengalami luka serius namun nyawanya tidak terancam.

Baca: Empat Tim Masuk Final CCK VIII Tingkat SMA/MA

Sementara korban dewasa yang terluka yakni seorang perempuan yang merupakan pekerja di tempat penitipan anak, serta seorang ayah dari anak yang dititipkan di tempat tersebut.

Sekitar sembilan bayi dan sejumlah orangtua diketahui berada di lokasi saat insiden penyerangan terjadi.

Setelah menyerang dan melukai sejumlah orang, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di ruang bawang tanah.

Saat ditemukan petugas polisi, pelaku dalam keadaan tak sadarkan diri dan menderita luka sayatan pada pergelangan tangannya yang diduga diakibatkan oleh pelaku sendiri.

Polisi tidak segera mengumumkan tuduhan kepada tersangka dan motif pelaku masih diselidiki.

Juru bicara kepolisian sempat mengatakan bahwa tempat penitipan anak yang menjadi lokasi penyerangan, adalah fasilitas milik komunitas warga Asia di kota itu.

Semula polisi menyebut tempat penitipan anak tersebut ilegal, namun kini statusnya tidak jelas apakah tempat penitipan anak itu telah terdaftar di Departemen Kesehatan New York.

Tempat penitipan anak tersebut diketahui telah beroperasi selama beberapa tahun. Pada 2011, polisi sempat dipanggil oleh warga di sekitarnya yang mengeluhkan suara bising. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help