Berita NTT Terkini

Polisi Kerahkan 770 Personel Amankan Tahapan Pemilu 2019 di Kota Kupang

Operasi Mantab Brata 2018 resmi dimulai setelah dilaksaakan apel gelar pasukan Operasi Terpusat Polri Mantab Brata 2018 pada Kamis (20/9/2018).

Polisi Kerahkan 770 Personel Amankan Tahapan Pemilu 2019 di Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho di Mapolres Kupang Kota, Jumat (21/9/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Operasi Mantab Brata 2018 resmi dimulai setelah dilaksaakan apel gelar pasukan Operasi Terpusat Polri Mantab Brata 2018 pada Kamis (20/9/2018) di seluruh Indonesia.

Untuk wilayah Provinsi NTT, Polda NTT menggelar apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Turangga 2018 di Lapangan Mapolda NTT, di Kupang.

Gelar pasukan yang dilaksanakan dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu Presiden dan Legislative tahun 2019 ini diikuti oleh 10 kompi pasukan, yang terdiri dari kepolisian Polda NTT dan Polres Kupang Kota, TNI AD, TNI AU, TNI AL, Basarnas dan Pemadam Kebakaran serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Baca: KABAR GEMBIRA! Tenaga Honorer yang Tak Lolos CPNS Tetap Bisa Jadi ASN

Berdasarkan amanat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang disampaiakan oleh kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman dalam apel, operasi terpusat Mantap Brata 2018 akan dilaksanakan selama 397 hari.

Operasi ini dilaksanakan secara resmi terhitung sejak 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019 di seluruh wilayah Indonesia dengan melibatkan 272.886 personel Polri dengan dibantu unsur TNI dan stakeholders terkait.

Baca: 5 Anak Mantan Presiden Bertarung Merebut Kursi DPR, Siapa Saja?

Untuk wilayah Kota Kupang, pengamanan dalam operasi Mantap Brata 2018 ini akan melibatkan kekuaatan sebanyak 770 personel Polres Kupang Kota dengan BKO dari TNI dan Pengamanan dari stakeholder terkait seperti Linmas.

Kepada POS-KUPANG.COM di Mapolres Kupang Kota, Jumad (21/9/2018), Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho mengungkapkan terkait pengamanan dalam operasi Mantap Brata untuk pemilu 2019, personel yang dikerahkan sama dengan pengamanan saat pemilukada yang lalu.

"Untuk tahapannya, personel pengamanan masih sama seperti pilkada yang lalu. Terkait adanya penambahan jumlah TPS, pengamanan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan pertimbangan intelijen. Kekuatan kita 770 personel siap," ungkap Anthon.

Anton meyakinkan tidak ada masalah dan kendala terkait tugas pengamanan yang akan dilaksanakan anggotanya sesuai dengan tahapan pemilu yang ditetapkan oleh penyelenggara pemilu.

Menurut Anthon, pengamanan dilaksanakan seperti tahapan sebelumnya, hanya saja untuk kebutuhan walpri Presiden dan Wakil Presiden akan diatur oleh Polda NTT.

"Personel pengaman sama, untuk walpri presiden dan wakil presiden akan diatur tersendiri oleh Polda NTT, yang penting kita akan sinergiskan pengamanannya," jelas Anthon.

Meskipun akan ada perubahan dan penambahan jumlah TPS sejumlah 100-an TPS, namun hal itu tidak akan menjadi persoalan karena akan diatur sesuai dengan kebutuhan.

Untuk diketahui, pada Pilkada serentak yang lalu, jumlah TPS di Kota Kupang adalah 660 TPS.

Untuk Pemilu Presiden Wakil Presiden serta Pemilu legislatif 2019, dilakukan perubahan standar pemilih di tiap TPS sebanyak 300 pemilih, sehingga menyebabkan jumlah TPS bertambah ke angka 700-an TPS untuk wilayah Kota Kupang. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help