Berita Kota Kupang

Mahasiswa Undana Ajari Masyarakat Berbagai Hal Produktif Saat KKN-PPM

34 orang Mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN-PPM di Desa Oemasi Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang mempresentasikan hasil kegiatan KKN.

Mahasiswa Undana Ajari Masyarakat Berbagai Hal Produktif Saat KKN-PPM
ISTIMEWA
Suasana saat kegiatan presentasi oleh mahasiswa KKN-PPM Undana di Desa Oemasi Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang, September 2018. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sebanyak 34 orang Mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN-PPM di Desa Oemasi Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang mempresentasikan hasil kegiatan KKN.

Kegiatan itu sebagai bentuk pertangungjawaban mahasiswa selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Undana dari tanggal 28 Juli di Desa Oemasi hingga September 2018.

Siaran Pers yang diterima POS KUPANG.COM, Sabtu (22/9/2018) menyebutkan, kegiatan presentasi itu digelar di Aula Kantor Desa Oemasi Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang, Selasa (4/9/2018).

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 22 September 2018, Cancer dan Virgo Bermasalah

Baca: BREAKING NEWS: Oknum Polisi Diturunkan Dari Pesawat Wings Air Karena Bercanda Dengan Pramugari

Kegiatan ini dihadiri oleh camat Nekamese, Mesakh Dethan, Kepala Desa Oemasi, Antonius Konisdan perangkat desa lainnya, Kepala Desa Bismarak, Petrus L . Timate, Sekdes desa Tunfeu, Dominggus Olla, serta sejumlah tokoh masyarakat desa Oemasi dan 3 orang dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Mahasiswa yang berjumlah 34 orang dibagi dalam 3 kelompok yaitu kelompok I bidang promosi kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan, dengan DPL Afrona E.L.Takaeb, S.KM, MHID, kelompok 2 bidang bisnis kuliner pangan lokal dan pengolahan sampah dengan DPL Ruth. R. Riwu, S.KM, MPH, dan kelompok 3 bidang pemberdayaan aparat desa dengan DPL Ir. Petrus Romeo, M.Kes.

Pembimbing I Afrona E.L.Takaeb, S.KM, MHID menjelaskan berbagai kegiatan yang dilakukan anak bimbingannya sangat berguna bagi masyarakat.

Baca: Pramugari Ini Dipecat Karena Lakukan Hal Ini Dengan Calon Suaminya di Pesawat

Baca: Sebelum Meninggal Dunia, Gadis Ini Ingin Menikahi Sahabat Masa Kecilnya, Mengharukan

“Kegiatan yang telah mereka lakukan antara lain; penataan promosi kesehatan di PAUD dan Sekolah Dasar yang meliputi penyuluhan dengan topik kebiasaaan hidup sejak dini, pembuatan agenda kesehatan, pembuatan modul kesehatan anak, serta pemberdayaan guru PAUD dalam peningkatan kesehatan siswa termasuk pembuatan tippy tap di halaman sekolah. Kegiatan lain berupa pembuatan kantong promosi kesehatan dan beberapa media kesehatan lain seperti spanduk dan banner untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Berkaitan dengan kegiatan penyehatan lingkungan, kegiatan yang dilakukan adalah penanaman sejumlah anakan mangga di kantor Desa Oemasi dan beberapa embung serta pembuatan taman di kantor desa," papar Afrona.

Dosen Pendamping Kelompok 2, Ruth. R. Riwu, S.KM, MPH menjelaskan, para mahasiswa telah melakukan banyak hal prodktif bagi masyarakat.

"Mereka (mahasiswa) melakukan pelatihan pembuatan beberapa karya pangan lokal seperti sawut ubi kelapa, klepon labu kuning, ubi pelangi dan pudding marunggga. Mereka juga melakukan penjualan makanan tersebut dan menunjukkan adanya peningkatan nilai ekonomis pangan lokal jika pangan lokal diolah dengan berbagai macam menu daripadaa hanya dikonsumsi dalam bentuk bahan baku. Berkaitan dengan pengolahan sampah, mahasiwa melakukan demontrasi pengolahan sampah dengan teknik kompos dan biopori di setiap dusun serta kreasi sampah anorganik yaitu botol atau gelas air mineral menjadi beberapa alat rumah tangga yang bermanfaat seperti bunga dan keranjang bagi pemuda desa. Buku resep pangan lokal dan modul pengolahan sampah merupakan karya mahasiswa yang diberikan kepada desa oemasi agar kegiatan kegiatan tersebut dapat terus dilanjutkan," jelas Ruth Riwu.

Baca: Saking Topnya, PBB Undang Khusus KPOp BTS Dalam Sidang 24 September 2018

Baca: Dua Member BTS, Jimin dan RM Tak Punya SIM Karena Hal Ini

Sementara itu, Dosen pendamping kelompok 3 Ir. Petrus Romeo, M.Kes, menjelaskan kegiatan yang dilakukan oleh anak bimbingannya antara lain pembuatan profil kesehatan desa Oemasi, pelatihan komputer program excel dan power point serta arsip bagi aparat desa serta sosialiasi tetntang metode pemasaran kreatif.

"Profil kesehatan desa Oemasi dan modul pelatihan merupakan hasil karya mahasiswa yang diberikan kepada desa," ujar Petrus.

Camat Nekamesa Mesakh Dethan dalam tanggapannnya menyampaikan ungkapan terimakasih kepada mahasiswa KKN-PPM Undana yang sudah memberikan kontribusi yang sangat berarti untuk pembangunan desa Oemasi secara khusus dan Kec Nekamese secara umumnya.

Baca: Tes Kepribadian, Apakah Kamu Tipe Setia Atau Suka Selingkuhi Pasanganmu?

Baca: VIDEO: Dua Bayi Ini Dibunuh Oleh Kakaknya Dengan Alasan Tak Masuk Akal

Warga Desa Oemasi, Nuksin Faot, mengaku mahasiswa KKN telah memberikan banyak hal. Sehingga dirinya senang selama mahasiswa melaksanakan KKN.

“Saya merasakan langsung manfaatnya. Selama ini kita tidak pernah buat macam-macam kue yang enak tetapi setelah mereka ajar kami jadi tau dan bisa jual dan dapat uang. Ini sangat membantu kami," ungkap Faot.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved