Berita Kota Kupang

Pengelola Kafe di Pantai Warna Oesapa Tanya Fasilitas Minta WC Umum

Harapan semua sama (para pemilik kafe), Kalau bisa dari kelurahan siapkan WC umum. Kami sangat butuh WC umum karena tidak ada

Pengelola Kafe di Pantai Warna Oesapa  Tanya Fasilitas Minta WC Umum
Apolonius Alsi
Kafe di Pantai Oesapa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Aris Anin (29), pengelola Kafe Satu Kaki yang berada di pantai Warna Oesapa Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang mengharapkan adanya fasilitas penunjang area wisata pantai seperti WC umum bagi pengunjung, Jumat(21/9/2018)

Baca: Bank NTT Luncurkan CMS dan Program Cash Back Tabungan Flobamora

"Harapan semua sama (para pemilik kafe), Kalau bisa dari kelurahan siapkan WC umum. Kami sangat butuh WC umum karena tidak ada," ungkapnya ketika ditemui POS-KUPANG.COM ketila ditemui di kafe miliknya yang terletak di pesisir pantai warna Oesapa.

Selain itu, pihaknya juga menginginkan fasilitas lainnya seperti lahan parkir yang tertata dengan baik, lampu jalan dan listrik sehingga dapat mendukung pengembangan wisata pantai dan usaha kafe yang ada.

"Kami juga butuh penerangan juga lahan parkir. Kalau rame jalan ini macet karena banyak kendaraan baik roda dua dan empat," jelasnya.

Dikatakannya, untuk aliran listrik sendiri ia mengaku semua kafe yang ada mendapatkan aliran listrik dari rumah nelayan yang juga berada di area tersebut.

Aris yang juga warga sekitar pesisir pantai warna oesapa mengaku, usaha yang dirintisnya kurang lebih dua bulan yang lalu ramai pengunjung pada hari libur dan saat malam minggu.

"Paling rame hari libur dan saat malam minggu. Di buka dari jam 5 sampai waktu yang tidak dipastikan. Lihat pengunjung saja," ujarnya.

Untuk retribusi, ia mengaku setiap bulannya para pemilik kafe diwajibkan untuk membayar retribusi retribusi kebersihan sebesar Rp 350 Ribu kepada pihak kelurahan.

Dijelaskannya, kafe yang dimilikinya di buat sendiri dengan kreativitas yang dimilikinya dan dibangun bersama rekan-rekannya yang ada di sekitar pantai.

Pihaknya juga tidak melarang para pegunjung untuk berfoto di kafenya akan tetapi harus memperhatikan kenyamanan pengunjung kafenya.

"Yang datang ke sini untuk berfoto itu boleh tapi dibuat sehingga yang numpang foto itu jangan ganggu pengunjung kafe," ungkapnya.

Untuk menu sendiri, ia menjelaskan hampir semua kafe memiliki menu yang sama akan tetapi ada menu khusus yang membedakan an mwnjadi.ciri khas setiap kafe-kafe yang ada.

"Hampir semua kafe sama tapi ada menu spesial yang membedakan antar kafe. Menu di sini yang spesial itu salome rica dengan roti bola-bola itu yang banyak mencari," imbuhnya.

Sementara itu, Pandie (23), pemilik kafe Jha-Break di pantai warna Oesapa yang ditemui POS-KUPANG.COM pada beberapa waktu yang lalu mengatakan, pihaknya juga menginginkan adanya fasilitas WC umum agar pantai warna Oesapa memberikan kenyamanan bagi para pengunjungnya.

Dino yang juga warga Oesapa mengaku, kafe yang dimiliki bersama satu rekannya akan ramai saat hari libur dan malam minggu. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved