Berita Kabupaten TTU

Ini Harapan Sekda TTU Kepada Para Jemaah Haji

Sekda Kabupaten TTU, mengatakan, menjadi seorang haji dan hajah yang mabrur adalah harapan setiap umat muslim setelah melaksanakan ibadah

Ini Harapan Sekda TTU Kepada Para Jemaah Haji
POS KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Ketua Regu Jemaah Haji TTU Khairul Anwar memberikan cenderamata kepada Sekda TTU Drs. Yakobus Taek, M.Si di Aula Kantor Bupati TTU, Jumat (21/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Drs. Yakobus Taek, M.Si mengatakan, menjadi seorang haji dan haja yang mabrur adalah harapan setiap umat muslim setelah melaksanakan ibadah haji atau rukun islam yang ke lima.

" Haji yang mabrur artinya haji yang diterima dan dibalas dengan kebaikan yaitu pahala," kata Yakobus dalam acara penerimaan jemaah haji di Aula Kantor Bupati TTU, Jumat (21/9/2018) pagi.

Baca: Jika Kamar Hotel Padat! 15 Kamar di Setiap Kapal Pelni Bisa Digunakan Tamu IMF

Sebagai salah satu tanda hajinya, ungkap Yakobus, seorang mabrur adalah dia yang menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya, dan tidak melakukan perbuatan maksiat.

"Maka dengan nilai keislaman, seorang mabrur terwujud dalam perbuatannya dan tentunya membawa dampak positif tidak hanya bagi dirinya melainkan bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya," ungkap Yakobus.

Setelah melaksanakan rukun islam yang kelima ini, ucap Yakobus, para hahi dan haja sekalian diharapkan dapat menjadi cahaya bagi redupnya iman umat terutama karena perkembangan zaman sehingga nilai-nilai agama mulai ditinggalkan.

"Bukan hanya pemoles citra seseorang untuk dipandang oleh orang lain sebagai orang yang taat beribadah, namun secara hakiki tidak terwujud dalam perbuatannya," jelasnya.

Dengan menjadi haji yang mabrur, ujar Yakubos, diharapkan turun menjadikan Kabupaten TTU semakin kondusif karena nilai-nilai keislaman yang semakin terasa ditengah-tengah masyarakat.

Yakobus menyatakan, manusia sebagai pelaku pembangunan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat harus mampu mentransformasikan ajaran-ajaran kebenaran sesuai dengan agama yang dianutnya.

"Lebih dalam mencermati dan menyikapi perilaku bagi interaksi kehidupan bermasyarakat saat ini dimana fenomenannya masih jauh dari kaidah dan tuntutan agama yang berujung pada runtuhnya nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

Yakobus mengimbau, bagi para haji dan haja yang telah menyelesaikan ibada haji agar senantiasa membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan motivasi iman dan perilaku umat beragama khususnya umat muslim di Kabupaten TTU.

"Agar selalu mengedepankan sikap yang berpegang pada tuntutan agama yang dimana dapat dipraktikan dalam ketaatan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larannyanya demi mencapai suasana yang rukun aman dan damai," imbuh Yakobus.

Untuk itu, tegas Yakobus, ketaatan menjalankan perintah dan majuhkan larangannya yang diamanatkan dalam ajaran agama harus berfungsi sdbagai alat kontrol yang dapat mengendalikan perilaku masyarakat dan menghindari kemungkinan penyalagunaan agama bagi kepentingan-kepentingan tertentu. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help