Berita Kabupaten TTU

Dari DCS ke DCT di KPU TTU! Ada Lima Calon yang Diganti

Penetapan DCT oleh KPUD TTU dari DCS yang diumumkan oleh KPU TTU, hanya ada lima caleg yang diganti untuk ditetapkan jadi DCT.

Dari DCS ke DCT di KPU TTU! Ada Lima Calon yang Diganti
POS KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Juru Bicara KPUD Kabupaten TTU, Fidelis Olin. . Juru Bicara KPUD Kabupaten TTU, Fidelis Olin. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar rapat pleno penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) di Kantor KPU TTU, Kamis (20/9/2018).

Penetapan DCT yang dilakukan setelah KPUD TTU mengumumkan Dari Daftar Calon Sementara (DCS). Dari DCS yang diumumkan oleh KPU TTU, hanya ada lima caleg yang diganti untuk ditetapkan menjadi DCT.

Baca: Bank NTT Luncurkan CMS dan Program Cash Back Tabungan Flobamora

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara KPUD Kabupaten TTU, Fidelis Olin kepada Pos Kupang usai kegiatan penetapan DCT di Kantor KPUD TTU, Kamis (20/9/2018) malam.

"Dari DCS ke DCT itu ada ada lima orang caleg yang diganti. Dua laki-laki dan satu perempuan dari Partai Garuda," ungkap Fidelis.

Baca: Yubileum 100 Tahun Paroki Santo Ignasius Waibalun, Panitia Gelar Lomba Paduan Suara

Fidelis mengatakan, dua caleg laki-laki yang berasal dari Partai Garuda diganti karena tanggapan masyarakat. Kedua caleg tersebut sebenarnya merupakan aparat desa.

"Mereka kepala dusun, tetapi saat pengajuan calon ke KPU mereka tidak memasukan surat pengunduran diri sebagai aparat desa. Sehingga mereka diganti," ungkap Fidelis.

Sementara itu, lanjut Fidelis, calon perempuan dari Partai Garuda diganti karena mempengaruhi jumlah kuota perempuan sebabyak 30 persen, sehingga partai berhak mengganti.

"Sementara yang dua berasal dari partai PKPI dan PKB. Mereka diganti juga karena mempengaruhi persentase keterwakilan perempuan 30 persen sehingga diganti," ucap Fidelis.

Fidelis menjelaskan, dari lima caleg yang diganti disebabkan oleh dua persoalan diantaranya karena ada laporan masyarakat diri dan karena mengundurkan diri dari caleg.

"Kalau yang tidak memenuhi syarat tidak ada. Kalau yang lima orang itu karena ada laporan masyarakat dan ada yang mengundurkan diri," jelas Fidelis.

Bagi aparat desa dan PNS, jelas Fidelis sebenarnya batas penyerahan surat keputisan defenitif pengunduran diri kemarin, 19 September 2018.

"Namun sampai kemarin mereka belum menyerahkan surat pengunduran diri dari aparat desa dan PNS," kata Fidelis.

Setelah melakukan penetapan DCT, ungkap Fidelis, pihaknya akan melakukan pengumuman kepada masyarakat selama tiga hari berturut-turut.

"Lalu setelah itu caleg sudah bisa melakukan kampanye setelah penetapan DCT ini. Mereka bisa melakukan kampanye sampai dengan tiga hari sebelum pencoblosan," ujar Fidelis. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved