Berita Kabupaten TTS

26 September MK Putuskan Sengketa PHP Pilbup TTS

Siang sengketa perselisihan hasil pemilu ( PHP) pemilih bupati TTS yang bergulir di Mahkamah Konstitusi ( MK) akhirnya mencapai agenda putusan

26 September MK Putuskan Sengketa PHP Pilbup TTS
TRIBUNNEWS
ILUSTRASI 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE -– Siang sengketa perselisihan hasil pemilu ( PHP) pemilih bupati TTS yang bergulir di Mahkamah Konstitusi ( MK) akhirnya mencapai agenda putusan majelis hakim.

Sesuai jadwal yang termuat dalam situs resmi MK, 26 September mendatang pukul 13.30 WIB atau pukul 14.30 WITA akan berlangsung sidang dengan agenda putusan majelis hakim MK terkait sengketa PHP Pilbup TTS.

Baik pihak pemohon (paket Naitboho-Kase) mau pun pihak terkait (Tahun-Konay) yang merupakan bupati dan wakil bupati terpilih versi pleno KPU tingkat Kabupaten mengaku siap menerima apa pun hasil putusan majelis hakim. Kedua paket tersebut menghormati dan siap menjalankan apa pun putusan majelis hakim MK mendatang.

" Saya dan pak Army Siap menerima apa pun hasil putusan MK mendatang. Namun, dari perjalanan sidang MK yang kami ikuti, kami optimis paket Tahun-Konay tetap menjadi bupati dan wakil bupati TTS terpilih. Pasalnya, baik hasil pleno kabupaten maupun perhitungan suara ulang paket Tahun-Konay tetap unggul dari paket Naitboho - Kase. Bahkan, jika 30 TPS yang dinyatakan tidak lengkap saat perhitungan suara ulang karena salah satu formulir C1 KWK berhologram atau C1 plano Berhologramnya tidak ada pun, kami tetap unggul 70 suara dari paket Naitboho - Kase. Jadi kami optimis putusan hakim tetap memenangkan paket Tahun-Konay, " ungkap Epy saat dihubungi pos kupang, Kamis ( 20/9/2018) pagi.

Siap menerima apa pun hasil putusan hakim juga diungkapkan pihak pemohon, dalam hal ini diwakil Cawabup, Alex Kase. Ia mengaku, apa pun putusan majelis hakim paket Naitboho - Kase menghormati dan siap menjalankannya. Dirinya enggan berspekulasi terkait apa putusan MK mendatang.

" Majelis hakim MK juga memegang data, seluruh bukti dan temuan kita terkait proses Pilbup TTS sudah kita sampaikan. Jadi kita tunggu saja putusan majelis hakim seperti apa. Kita tidak mau berandai-andai, karena hanya membuat bingung masyarakat. Kita juga sudah cape, jadi tunggu saja putusan majelis hakim mendatang," ujarnya.

Untuk diketahui‎, sidang lanjutan sengketa perselisihan hasil pemilu ( PHP) Pilbup TTS kembali bergulir pada Selasa (18/9/2018) pagi di Jakarta. Dalam sidang lanjutan tersebut, pihak termohon dalam hal ini KPU dan Bawaslu menyampaikan laporan hasil perhitungan suara ulang. Usai mendengarkan laporan perhitungan suara ulang dari pihak termohon, majelis hakim meminta komentar dari pihak terkait (Paket Tahun-Konay) dan pemohon (Paket Naitboho - Kase) terhadap laporan yang disampaikan pihak termohon.

Usai mendengarkan komentar pihak terkait dan pemohon, majelis hakim MK menyatakan menerima laporan perhitungan suara ulang Pilbup TTS dan sidang lanjutan akan ditentukan usai majelis hakim MK melakukan rapat musyawarah majelis hakim. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved