Berita Kota Kupang

Politani Kupang Beri Sanksi DO Mahasiswa yang Lakukan Kekerasan Saat Mabim

kampus akan memberikan sanksi akademik berupa DO (Drop Out) bagi mahasiswa atau senior yang lakukan tindakan kekerasan saat Mabim

Politani Kupang Beri Sanksi DO  Mahasiswa yang Lakukan Kekerasan Saat Mabim
POS KUPANG.COM/GECIO VIONA
Aydamel A. G. M. Talapetaka S.Tp.,M.Si selaku Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di Comunity Center Politani Kupang, Sabtu (15/9/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Aydamel A. G. M. Talapetaka S.Tp.,M.Si selaku Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang mengatakan, pihak kampus akan memberikan sanksi akademik berupa DO (Drop Out) bagi mahasiswa atau senior yang melakukan tindakan kekerasan saat Masa Bimbingan (Mabim) mahasiswa baru, Sabtu (15/9/2018)

Hal itu disampaikan kepada POS-KUPANG.COM seusai membuka kegiatan mabim mahasiswa baru Politani Kupang di Comunity Center Politani Kupang.

Baca: Ini yang Dilakukan Mahasiswa Unipa di Samador

Baca: Begini Pengakuan Setya Novanto yang Membeberkan Aliran uang ke Badan ANggaran DPR

Dijelaskannya, sanksi akademik berupa DO bagi mahasiswa atau senior yang terbukti melakukan tindakan kekerasan merupakan keputusan terakhir, sebelum itu, kata Aydamel, akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu oleh pihak kampus.

"Kami bina dulu, kalau memang terjadi kekerasan atau orangnya (pelaku kekerasan) tidak mau mengikuti ya kita berikan sangksi akademik. Karena sangksi akademik ini kalau dijatuhkan yang terima sangksi bukan hanya mahasiswa akan tetapi orangtuanya, keluarganya dia dan itu dampaknya orangtuanya juga rasa," unkapnya

"Jadi ada bertahap setelah ada pembinaan di bidang kemahasiswaan kami tidak bisa baru kami berikan sangsi akademik dan sampai sanksi DO ini kami tidak punya hak yang punya hak cuma direktur. Jadi kalau itu memang masalahnya sudah cukup besar mungkin akan sampai ke situ, tapi kalau hanya sekedar kontak fisik pasti diurus damai dulu, kebanyakan kami urus damai antara senior dan yunior kemudian melalui BEM dan MPM kami perintahkan secara khusus untuk kasus itu," tambahnya.

Ia menjelaskan, kegiatan mabim merupakan tahap dimana mahasiswa baru Politani Kupang dibina agar disiplin dalam mematuhi aturan kampus dan dibimbing oleh seniornya.

Selain itu, mahasiswa baru juga diarahkan untuk mengetahui dan menyesuaikan dengan sistem pembelajaran vokasi yang diterapkan oleh Politani kupang selama ini.

"Mahasiswa baru diharapkan tahu tentang sistem pembelajaran vokasi ini karena harus praktek 60 sampai 70 persen itu ada di lapangam dan ini mungkin tidak terbayangkan oleh mahasiswa baru. Jadi senior memberikan pengarahan dan pendampingan bahwa belajar kami seperti itu," katanya

Sebelumnya, dalam sambutan saat membuka Mabim ia menjelaskan, sebagai senior yang akan memberikan bimbingan kepada mahasiswa baru, senior harus menunjukkan teladan dan disiplin dalam lingkungan kampus sehingga ditiru oleh mahasiswa baru.

Lanjut Aydamel, teladan dan disiplin yang dimaksudkan adalah para senior harus rajin dalam mengikuti aktivitas akademik dan menjaga kebersihan lingkungan kampus dengan menggunakan WC atau toilet yang ada di area kampus dengan efektif

Selain itu, diharapkan para senior juga harus menjaga aset kampus dan membuat lingkungan kampus yang nyaman untuk menjalankan aktivitas akademik.

Harlianto Takain (18), seorang mahasiswa baru Program Studi Pengolahan Hutan Jurusan Kehutanan yang ditemui POS-KUPANG.COM seusai kegiatan tersebut mengungkapkan, dirinya berharap kegiatan mabim yang akan dilaksanakan selama tiga bulan kedepan dapat berjalan dengan lancar.

Ia juga berharap tidak ada tindakan perploncoan atau kekerasan yang dialami oleh mahasiswa baru akan tetapi ia berharap adanya banyak kegiatan positif yang akan diikutinya selama mabim di Politani Kupang.

"Maunya Mabim jalan dengan lancar sonde (tidak) boleh ada tindakan kekerasan dan ada rasa saling menghargai antar mahasiswa dan senior," kata Harlianto. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved