Berita Kabupaten Belu

Para Pelajar Kota Atambua Rayu Joni Kala. Ini Tujuannya

-Upacara pelepasan miniatur patung Bung Karno di Lapangan Umum Atambua,memberi kesan tersendiri dengan kehadiran Yohanes Ande Kala

Para Pelajar Kota Atambua Rayu Joni Kala. Ini Tujuannya
pos kupang.com, teni jenahas
Joni Kala didampingi orangtua angkatnya, Robert Simbolon, Mantan Penjabat Gubernur NTT. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA--Upacara pelepasan miniatur patung Bung Karno di Lapangan Umum Atambua, Selasa (18/9/2018) memberi kesan tersendiri dengan kehadiran Yohanes Ande Kala alias Joni, bocah pemanjat tiang bendera di Motaain, Desa Silawan.

Joni Kala didampingi orangtua angkatnya, Robert Simbolon, Mantan Penjabat Gubernur NTT. Setelah peninjauan Galeri Tenun Atambua di Haliwen, Joni langsung dipanggil ayah angkat Robert Simbolon untuk menumpang satu mobil menuju Lapangan Umum Atambua.

Baca: Hari Pertama Paripurna, Gubernur Laiskodat Bentak Anggota DPRD Noviyanto, Ini Kata-Katanya

Baca: APBD Mabar Tidak Alokasi Anggaran Khusus Untuk Persiapan Kedatangan Tamu IMF

Baca: Ini Penghargaan yang Diberikan Kapolres Sumba Timur kepada Tujuh Anggota

Di lapangan umum sudah dipadati peserta upacara yang didominasi pelajar SMP dan SMA se Kota Atambua.

Saat turun dari mobil, Mendagri dan rombongan menuju barisan para pelajar untuk bersalaman. Sedangkan Joni tetap dalam pengawasan ayah angkatnya, Robert Simbolon. Keduanya duduk di salah satu sisi pnggung utama persis di bawa naungan pohon beringin bersama beberapa pejabat.

Saat itu, para pelajar melihat Joni berdiri dengan para pejabat dan fokus perhatian mereka tertuju ke Joni.

Para pejalar yang sedang berada dalam barisan untuk menghadiri upacara terus berupaya merayu Joni agar mendekati mereka dalam barisan. Namun Joni tidak bisa memenuhi permintaan mereka.

"Joni mari sini. Mari sini Joni. Joni ew sini sudah supaya kita foto dulu," demikian ungkap para pelajar secara berulang kali.

Tangan Joni terus dipegang oragtua angkatnya, Robert Simbolon. Selang beberapa menit, Joni bersama ayah angkatnya mencoba mendekati barisan para pelajar untuk bersalaman namun tidak berlangsung lama karena para pelajar langsung mengerumumi Joni.

Baca: Reaksi Netizen Atas Bentakan Gubernur NTT Viktor Terhadap Anggota DPRD Noviyanto

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 September 2018 , Taurus, Virgo, Capricorn Bakal Bahagia

Saat dikerumuni para pelajar, Joni bersama ayah angkat mencoba menghindari agak jauh dari barisan. Lalu Joni berjalan bersama rombongan. Para pelajar terus berteriak nama Joni dan memanggil Joni mendekati mereka. Namun kehadiran Joni yang dibawah pengawasan ketat membuat mereka tidak bebas mendekati Joni.

Joni juga menunjukan ekspresi yang membuat para pelajar tambah penasaran. Joni melakukan hal itu saat foto-foto bersama dengan pejabat dan staf kemendagri sambil mengarah ke barisan para pelajar.

Anak-anak sekolah terus merayu Joni agar mendekati mereka sekedar foto selfie, namun ketika Joni mendekati barisan, mereka langsung memeluk Joni, mengelus wajah Joni dan mencium Joni.

Beberapa anak SMP dan SMA yang sempat bersalaman dengan Joni merasa puas dan senang. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help