Berita Kabupaten Manggarai

Ini Jumlah Kampung KB di Manggarai Timur

Sampai sekarang Pemkab Manggarai Timur Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB telah mencanangkan 60 kampung mennjadi Kampung KB.

Ini Jumlah Kampung KB di Manggarai Timur
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Matim, Yustina Ngidu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-BORONG-Sampai sekarang Pemkab Manggarai Timur (Matim) melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB-) Matim telah mencanangkan 60 kampung di Matim menjadi Kampung KB.

"Tujuan pencanangan Kampung KB di Matim yakni membantu masyarakat bisa keluar dari keterbelakangan, ketertinggalan dan keterisolasian. Jadi, pasti ada yang tanya tujuan pencanangan Kampung KB itu apa.

Perlu saya tekankan dengan adanya pencanangan Kampung KB maka masyarakat akan terbantu karena semua dinas bisa mengintervensi berbagai macam program. Dinas PU bisa bangun jalan, Dinas Perumahan buat rumah layak huni dan MCK, Dinas Kesehatan bisa pelayanan kesehatan dan dinas lain bisa mempercepat pembangunan di desa tersebut.

Jadi tujuannya satu membantu masyarakat," ujar Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Matim, Yustina Ngidu di ruang kerjanya, Selasa (18/9/2018) siang.

Ia menjelaskan, sejak tahun 2016 dimulai pencanangan Kampung KB sampai sekarang jumlah sudah mencapai 60 kampung.

"Kalau sampai sekarang Kampung KB di Matim ada 60. Tahun ini harus ada 40 Kampung KB yang akan dicanangkan pemerintah," papar Kaban Yustina.

Ia mengatakan, tujuan pemerintah membantu masyarakat keluar dari keterbelakangan patut didukung karena pemerintah ingin membawa masyarakat bisa sejahtera.

"Ke depan ini masih ada lagi pencanangan Kampung KB yang akan dilakukan pemerintah," tutur Kaban Yustina.

Ia mengungkapkan, penetapan dan pencanangan Kampung KB yang sering dirasakan masyarakat secara langsung yakni menurunnya angka stunting di kampung-kampung.

"Semua dinas akan membantu mempercepat proses ketertinggalan warga agar bisa keluar dari akar permasalahan. Apalagi yang sering dicanangkan di daerah-daerah yang memang jauh dari jangkauan akses transportasi," ujar Kaban Yustina.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved