Berita Kabupaten Lembata

Pol PP Hanya Andalkan Ranting Pohon , Saat Padamkan Api

bila hendak memadamkan kobaran api, mereka hanya mengandalkan ranting pohon yang daunnya lebat.

Pol PP Hanya Andalkan Ranting Pohon , Saat Padamkan Api
POS KUPANG/FRANS KROWIN
Aparat Pol PP Lembata saat memadamkan api di sekitar Bukit Cinta, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA -- Kepala Seksi di Bidang Penanggulangan Kebakaran (Penkar) Satpol PP Kabupaten Lembata, Deni Mbuik, mengatakan, selama ini, bila hendak memadamkan kobaran api, mereka hanya mengandalkan ranting pohon yang daunnya lebat.

"Selama ini kami hanya mengandalkan ranting-ranting pohon yang daunnya lebat untuk memadamkan api. Ini terjadi karena di kantor kami, tidak ada fasilitas yang disiapkan untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran hutan," ujar Deni.

Dia menyebutkan, pada tahun 2017 lalu, ada 13 titik yang mereka datangi untuk memadamkan api yang berkobar di hutan. Pada semua titik yang didatangi tersebut, mereka berhasil memadamkan kobaran api tersebut.

Sementara pada tahun 2018 ini, lanjut Deni, baru 6 lokasi yang didatangi untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan. Dan, dari semua tempat tersebut, api berhasil mereka kendalikan.

Artinya, lanjut dia, dengan fasilitas yang amat terbatas, aparat Satpol PP sanggup melaksanakan tugas yang diemban. Padahal saat pemadaman berlangsung, sangat besar risiko yang dihadapi.

"Selama ini kami juga hanya dibekali masker penutup hidung. Selebihnya tidak. Mudah-mudahan ke depan fasilitas penunjang lain juga disiapkan sehingga memudahkan kami saat melaksanakan tugas memadamkan kebakaran hutan," ujarnya.

Pada Minggu (16/9/2018) sore, Deni turun ke lapangan bersama Rahmat Uri dan Yosef Lone Kia dari Bidang Penanggulangan Kebakaran (Penkar) serta beberapa aparat Pol PP lainnya, seperti Matius Lepan, Harun Ramli, Marselinus Lapa dan Vian Unarajan serta pegawai dari BPBD Kabupaten Lembata, Sulaiman Abdullah. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help