Berita NTT Terkini

Pemprov Akan Mendata TKI Asal NTT di Malaysia

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan mendatakan semua TKI asal Provinsi NTT di Malaysia.

Pemprov Akan Mendata TKI Asal NTT di Malaysia
pos kupang.com, oby lewanmeru
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan mendatakan semua TKI asal Provinsi NTT di Malaysia. Pemerintah NTT saat ini mulai melakukan moratorium pengiriman TKI keluar negeri.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef A Nae Soi, saat menerima Rombongan Komite III DPD RI di Ruang Rapat Gubernur, Gedung Sasando, Senin (17/9/2018).

Kunjungan Komite III yang terdiri tujuh anggota DPD itu bertujuan untuk Menginventarisasi Materi Penyusunan Pengawasan Atas Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran di Indonesia.

Baca: Roby Bupati Pertama Dilantik Gubernur Viktor Laiskodat

Menurut Josef, dalam waktu dekat, yakni pada Oktober 2018, maka pemerintah NTT memulai pendataan terhadap semua TKI asal Provinsi NTT di Malaysia.

"Tidak boleh main-main lagi. Siapapun yang menyelundupkan manusia NTT akan berhadapan dengan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A. Nae Soi," kata Josef.

Dia menjelaskan, Gubernur Viktor telah membicarakan hal tersebut secara serius dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Karena NTT sudah sangat kritis dengaan masalah tenaga kerja migran ini.

"Sampai dengan bulan Agustus, tercatat sudah ada 73 mayat TKI asal NTT yang dikirim pulang. Kami sudah meminta Forkopimda untuk menindak tegas siapa pun, sekali lagi siapa pun yang terlibat dalam masalah ini. Kami akan tegas karena ini menyangkut nyawa manusia. Satu nyawa saja, tidak boleh lagi, " kata Josef.

Lanjut Josef, langkah moratorium tenaga kerja akan diikuti dengan langkah-langkah teknis. Kami akan segera ke Malaysia untuk melakukan sensus TKI asal NTT baik legal maupun ilegal.

Dubes RI untuk Malaysia serta Wakil Menteri dan Menteri Dalam Negeri Malaysia sudah dihubungi terkait hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved