Berita Regional Terkini

Presiden Jokowi Sebut Vaksin MR untuk Kebaikan Anak-anak Indonesia

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemberian vaksinasi Measles-Rubella (MR) adalah untuk kebaikan anak-anak Indonesia.

Presiden Jokowi Sebut Vaksin MR untuk Kebaikan Anak-anak Indonesia
KOMPAS.com/Fabian Januarius Kuwado
Presiden Joko Widodo saat diwawancara media di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). 

POS-KUPANG.COM | SUKOHARJO - Presiden Joko Widodo mengatakan, pemberian vaksinasi Measles-Rubella (MR) adalah untuk kebaikan anak-anak Indonesia.

"Ini untuk kebaikan masyarakat dan kebaikan anak-anak kita dan kebaikan pemuda kita ke depan," kata Presiden Jokowi di sela-sela meninjau pelatnas atlet Asean Para Games di Hartono Trade Centre Solobaru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (5/9/2018).

Bagi presiden ketujuh RI itu, pemberian vaksin MR kepada anak-anak bertujuan untuk kebaikan semuanya. "Ini bukan untuk siapa," ucap Jokowi.

Baca: Alex Noerdin Ditunjuk sebagai Ketua Timses Jokowi-Maruf di Sumsel

Diberitakan sebelumnya, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa Nomor 33 Tahun 2018 tentang penggunaan vaksin measless dan rubella untuk imunisasi.

MUI menyatakan, pada dasarnya vaksin yang diimpor dari Serum Institute of India itu haram karena mengandung babi. Namun, penggunaannya saat ini diperbolehkan karena darurat.

"Dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi," kata Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, Senin malam.

"(Tetapi) penggunaan vaksin MR produk dari Serum Institute of India, pada saat ini, dibolehkan (mubah)," ucapnya.

Ada tiga alasan kenapa MUI untuk sementara ini membolehkan penggunaan vaksin MR. Pertama, adanya kondisi keterpaksaan (darurat syar'iyyah).

Kedua, belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci. Ketiga, ada keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi vaksin MR.

"Kebolehan penggunaan vaksin MR sebagaimana dimaksud pada angka 3 tidak berlaku jika ditemukan adanya vaksin yang halal dan suci," ucap Hasanuddin.

MUI pun merekomendasikan pemerintah wajib menjamin ketersediaan vaksin halal untuk kepentingan imunisasi bagi masyarakat. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help