Berita Regional

Jokowi Hormati Keputusan MA soal Eks Koruptor Boleh "Nyaleg"

Presiden Joko Widodo menyatakan tidak bisa mengintervensi putusan Mahkamah Agung yang memperbolehkan mantan narapidana koruptor jadi caleg.

Jokowi Hormati Keputusan MA soal Eks Koruptor Boleh
KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi
Presiden Jokowi meninjau pelatnas Asian Para Games di Hartono Trade Centre, Solobaru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (15/9/2018). 

POS-KUPANG.COM | SUKOHARJO - Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya tidak bisa mengintervensi terkait putusan Mahkamah Agung yang memperbolehkan mantan narapidana koruptor menjadi calon legeslatif pada pileg 2019.

"Kita tidak bisa intervensi. Kita harus menghormati apa yang sudah diputuskan MA. Keputusan itu wilayahnya di Yudikatif," kata Jokowi di sela-sela meninjau pelatnas Asian Para Games di Hartono Trade Centre, Sabtu (15/9/2018).

Kendati keputusan MA menganulir PKPU yang melarang eks napi koruptor menjadi caleg, mantan Gubernur DKI itu yakin masyarakat saat ini semakin matang dan dewasa dalam memilih wakil rakyat.

Baca: 11 Puskesmas di TTU Telah Diakreditasi

"Tetapi saya meyakini masyarakat sekarang semakin matang. Masyarakat semakin dewasa saat memilih anggota legeslatif baik di DPRD tingkat satu, DPRD tingkat dua, DPR," kata Jokowi.

Presiden ketujuh RI itu meyakini masyarakat akan melihat rekam jejak masing-masing caleg sebelum menentukan pilihannya. Tak hanya itu, karakter para caleg juga menjadi penentu pilihan masyarakat.

"Karakter pasti dilihat, masyarakat semakin dewasa, semakin pintar melihat siapa yang dipilih," ungkap Jokowi. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help