Berita Kota Kupang

FKIP UNDANA Gelar Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran di Era Abad 21

FKIP Undana menyelengarakan Seminar Nasional dengan tema Pendidikan dan Pembelajaran di Era Abad 21 pada Sabtu

FKIP UNDANA Gelar Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran di Era Abad 21
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Prof Dr Muchlas Samani MPd sedang memaparkan materi dalam Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran di Era Abad 21 di Aula Rektorat Lama Universitas Nusa Cendana Kupang, Sabtu (15/9/2018) . 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

 POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana Kupang menyelengarakan Seminar Nasional dengan tema Pendidikan dan Pembelajaran di Era Abad 21 pada Sabtu (15/9/2018) di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana Kupang. 

Seminar nasional dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana Kupang, Dr. Petrus Ly M.Si sekira pukul 09.00 Wita.

Baca: Gempa Bumi Guncang Manggarai Barat NTT

Baca: Bupati Kamelus :Hasil Penjualan Hortikultura Mencapai Rp 9,8 M

Baca: 2019 Kabupaten Kupang Bangun GOR Berstandar Nasional

Kepada Pos Kupang usai pembukaan seminar, Dekan Undana'>FKIP Undana Dr Petrus Ly M.Si mengungkapkan saat ini guru-guru dituntut untuk adaptif terhadap perubahan di era digital sehingga harapannya para guru dapat mempersiapkan dirinya melek digital.

“Guru harus beradaptasi dengan perkembangan, jadi harus tetap aksesibel terhadap kemajuan teknologi sehingga dan relevansinya pada era digital saat ini. Memang ada guru-guru lama yang kulturnya masih ortodoks, mereka mau tetap bertahan gaya mengajar lama, padahal sebenarnya menjadi seorang guru harus berperan pada masanya, dan saat ini kita sudah memasuki masa digital,” ungkapnya.

Ia menantang para guru yang enggan belajar dan melek terhadap dunia digital. Baginya tidak ada korelasi antara umur dan penguasaan dunia digital, persoalannya orang tidak mau menerima inovasi dan hanya bertahan dengan pola lama yang sudah mereka lakukan bertahun-tahun.

“Jadi jika guru tidak bisa berkembang maka jangan berharap mutu pendidikan di NTT meningkat, apalagi jika guru tidak mau melakukan revolusi dan pembaruan cara mengajar,” kata Petrus.

Ketua panitia Seminar Nasional Dr Melkisedek Taneo, MSi, mengungkapkan tujuan pelaksanaan seminar ini dalam rangka memberikan pemahaman yang komprehensif tentang komponen-komponen sebagai guru dan calon guru dalam rangka memahami profesinya guru dalam era digital.

Melkisedek menjelaskan, seminar ini menampilkan tiga nara sumber yakni Prof Dr Muchlas Samani MPd, ketua Panitia Nasional PPG dan guru besar Unesa Surabaya, Prof Dr I Nyoman Sudana Degen MPd, Direktu Pascasarjana dan guru besar Universitas Negeri Malang serta Dekan Fakulltas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Undana Kupang, Dr Petrus Ly, pd.

“Profesor Muchlas memberikan gambaran secara global tentang aspek guru di era abad 21, yang dibutuhkan itu sosok guru sebagai apa. Kemudian Profesor Degen berbicara tentang sisi mental, bagaimana sosok guru dari aspek mental untuk menghadapi generasi Z dalam revolusi industry 4.0 dan pak Dekan berbicara tentang kesiapan Undana'>FKIP Undana untuk bisa melaksanakana program PPG sesuai dengan standar dan harapan,” jelas Melkisedek.

Seminar diikuti oleh para Guru PPG dalam jabatan, para guru PPG Pra jabatan serta mahasiswa Undana'>FKIP Undana. Tampil sebagai moderator dalam seminar ini,  Yetursance Manafe ST, MT dari Undana'>FKIP Undana. (*)


Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help