Berita Kota Kupang

Demi Masyarakat Pembahasan Anggaran Harus Dilanjutkan

alasan penundaan sidang lantaran ketidakhadiran Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, bukanlah alasan yang tepat.

Demi Masyarakat Pembahasan Anggaran Harus Dilanjutkan
POS KUPANG.COM/AMBUGA LAMAWURAN
Ruang sidang di gedung DPRD Kota Kupang kosong, Jumat (14/9/2018) 

Laporan Reporter Pos Kupang.com,  Ambuga Lamawuran

POS KUPANG.COM, Kupang - Sidang II Pembahasan Anggaran Kota Kupang Tahun 2019 diskors tanpa batas waktu, Jumat (14/9/2018).

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Kupang, Herry Kadja Dahi, SH bersikeras bahwa sidang harus terus dilanjutkan.

"Keberatan-keberatan yang diajukan teman-teman itu cukup substansial. Tapi satu hal yang lebih substansial adalah persoalan masyarakat, bahwa harus ditetapkan anggaran untuk masyarakat ini," katanya kepada poskupang.com, Minggu (16/9/2018).

Baca: Gempa Bumi Guncang Manggarai Barat NTT

Baca: Ungkap Peredaran Narkoba Bupati Kamelus Apresiasi Polres Manggarai

Baca: 2019 Kabupaten Kupang Bangun GOR Berstandar Nasional

Menurutnya, alasan penundaan sidang lantaran ketidakhadiran Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, bukanlah alasan yang tepat.

Baginya, pada ujung-ujungnya Walikota juga yang akan menandatangani kesepakatan sidang ini.

"Pak Walikota sudah beri mandat, kan nanti Pak Walikota juga yang tanda tangani KUA-PPAS. Bukan Sekda ataupun Plh. Sekda. Dengan adanya Sekda sekalipun, tetap nanti Walikota yang menandatangani," jelasnya.

Dirinya membenarkan bahwa saat ini posisi sekda defenitif maupun Plt.Sekda lagi kosong.

Sementara itu, sudah ada upaya pendekatan kepada pihak Pemerintah Provinsi sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, untuk memberikan penegasan apakah sidang ini bisa dilanjutkan atau tidak.

Namun, sampai dengan hari Jumat (14/9), belum ada jawaban yang pasti.

"Namun sekali lagi, yang paling penting adalah persoalan rakyat, dalam hal ini ada anggaran yang harus disahkan untuk dipakai. Kalau tidak segera diputuskan, kasihan masyarakat," tutur Herry Kadja. (*)

Penulis: PosKupang
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help