Berita Kabupaten Sikka

Umat Dimbau Bawah Payung Hadiri Thabisan Mgr.Edwaldus

Ribuan umat Katolik asal Keuskupan Maumere dan dari berbagai daerah akan menghadiri perayaan misa thabisan Uskup Maumere

Umat  Dimbau  Bawah Payung Hadiri Thabisan Mgr.Edwaldus
POS KUPANG.COM/EGINIUS MOA
Uskup Maumere, Mgr. RD. Edwaldus Mathinus Sedu 

Laporan  Wartawan  Pos-kupang.com,  Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE--- Puluhan  ribu  umat  Katolik  asal  Keuskupan Maumere dan  dari berbagai  daerah  di  Pulau  Flores dan  Indonesia   akan menghadiri  perayaan  misa thabisan Uskup Maumere, Mgr. RD. Edwaldus Mathinus  Sedu,  Rabu (26/9/2018)  di  Gelora  Samador, Kota Maumere,  Pulau  Flores,  Propinsi Nusa  Tenggara Timur   (NTT).

“Perayaan  dimulai  pukul  15.00  Wita di   lapangan  terbuka,  karena  itu umat  diimbau  membawa  payung menahan  panas  matahari.  Tenda   hanya dipasang   pada  tempat duduk para  pastor, tamu  VIP dan  anggota  paduan  suara,” kata Sekretaris Panitia Thabisan, RD.  Ephy Markus Nale  Rimo, kepada  POS-KUPANG.COM, Jumat  (14/9/2018)  siang  di Maumere.

Dikatakanya,   tidak dipasang  tenda   untuk  umat  agar semua   umat yang hadir  bisa menyaksikan langsung perayaan dari  berbagai  arah.

“Pengalaman   13  tahun  lalu  ketika thabisan  uskup  pertama Mgr.Vincentius Sensi  Potokota, umat yang duduk di  barisan  belakang   tidak bisa saksikan  langsung  karena  terhalang  tenda. Kali   ini  dilakukan  di  tempat  terbuka  sehingga semua  umat  bisa lihat ke  altar,”  ujar RD  Ephy.

Kotbah  thabisan disampaikan Uskup  Denpasar, Mgr.Silvester  San. Sehari sebelum  perayaan thabisan,  25  September  2018 digelar  salve  agung dipimpin  Kepala  Wilayah  Gereja  Nusa Tenggara, Mgr.  Vincentius  Sensi  Potokota.

Wakil  Ketua  Umum Panitia,  Dr.Gery Gobang, S.Fil, M.A,  mengatakan  Uskup  Maumere, Mgr. Gerulfus Kherubim Parera, SVD  menjadi uskup  penthabis  didampingi Mgr. Frans  Kopong,Pr dan  Uskup  Agung Ende, Mgr.Vincentius Sensi  Potokota.  

“Rapat kami  yang terakhir  tiga  hari  yang lalu, Bapak  Uskup  Mgr. Kherubim sudah menyatakan kesediaannya menjadi  uskup pentahbis”, kata   Wakil Ketua  Umum Panitia, Dr.Gery  Gobang, S.Fil,MA dihubungi  POS-KUPANG.COM, Jumat (13/9/2918)  siang.

Keuskupan Maumere  berdiri  14  Desember  2005  sesuai  Bulla Paus  Benediktus XVI  dengan   uskup pertama  Mgr. Vincentius Sensi Potokota  ditahbiskan  23 April  2016.  Sejak  saat itu Keuskupan  Maumere berpisah  dari Keuskupan  Agung  Ende.

Dalam kurun waktu  13  tahun, Keuskupan Maumere   mengalami  dua kali pergantian  uskup. Tanggal 19  Januari  2008, Paus  Benediktus XVI mengangkat  Mgr.Gerulfus  Kherubim Parera, SVD,  Uskup  Weetebula di  Pulau  Sumba  menjabat Uskup Maumere  menggantikan  Mgr. Vincentius Sensi  Potokota  menjabat Uskup  Agung Ende menggantikan  Mgr.Abdon Longginus  da Cunha, meninggal  dunia.

Tanggal   14 Juli  2018, Paus  Fransiskus  menerima  pengunduran  diri  Mgr.Kherubim Parera  karena alasan  usia  dan kesehatan menunjuk RD.Edwaldus  menjadi  uskup pengganti. *)

Baca: Saat Ditangkap Bonjovi Simpan Sabu-Sabu Dalam Spidol

Baca: Besok, Ketua Umum PB TI Lantik Pengprov Taekwondo NTT di Aston Hotel

 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved