Berita NTT

Moratorium TKI Mengurai Benang Kusut Kotak

Kebijakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memoratorium pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri untuk

Moratorium TKI Mengurai Benang Kusut Kotak
PK/OBY
Bruno Kupok 

POS KUPANG.COM, KUPANG -Kebijakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memoratorium pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri untuk mengurai benang kusut permasalahan TKI selama ini.

Selama moratirium, pemerintah akan menata kembali penanganan calon TKI ke luar negeri mulai dari proses rekrutmen, pelatihan dan pengiriman.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi NTT, Bruno Kupok di kantornya, Jumat (14/9/2018).

Baca: Bupati Ngada Nonaktif, Marianus Sae Divonis 8 Tahun Penjara! Hak Politik Dicabut

Baca: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Siapkan 100 Miliar untuk Bidang Penelitian

Menurut Bruno, tiga tahun terakhir terdapat 182 warga NTT yang berkerja di luar negeri yang meninggal sebagai korban perlakuan majikan atau human trafficking. Perinciannya tahun 2016 terdapat 46 korban, tahun 2017 sebanyak 63 orang dan tahun 2018 kondisi bulan Agustus sebanyak 73 orang.

Bagi Bruno, ada dua aspek mendasar dalam moratorium, yakni sinyal perang Pemerintah Provinsi NTT dan masyarakat terhadap pelaku TKI ilegal (human trafficking) dan bahan refleksi untuk penbenahan tata kelolah penanganan TKI ke luar negeri mulai dari proses rekrutmen, pelatihan dan pengiriman.

Bruno meminta seluruh elemen masyarakat mendukung kebijakan moratorium TKI oleh Gubernur.

Hal yang harus dilakukan, kata Bruno, perketat penjagaan dengan mengefektifkan Satgas Pencegahan di pintu-pintu keluar seperti Bandara dan pelabuhan baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Pemprov NTT,lanjut Bruno, akan melakukan MoU dengan provinsi-provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia terkait pengawasan terhadap TKI ilegal,karena Malaysia menjadi negara tujuan TKI baik legal maupun ilegal.

Kebijakan ini, katanya, akan didiskusikan dengan Nakertrans Kabupaten/Kota di NTT.
"Saya berharap seluruh rakyat NTT mendukung agar moratorium berjalan lancar. Masyarakat perlu tahan diri untuk tidak mencari kerja ke luar negeri selama moratorium berlaku, "pinta Bruno.

Moratorium ini, kata Bruno, untuk melindungi warga NTT yang sering menjadi korban human trafficking. Sejak tahun 2016, ada 1.422 TKI yang diamankan Satgas di Bandara dan pelabuhan. Ini belum termasuk yang diamankan polisi dan TNI. (*)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help