Opini Pos Kupang

Membangun Lembata dari Puncak Tiga Gunung

Tidak semua masyarakat mendukung hal ini. Lewat media sosial kita dapat membaca bagaimana perang antara pihak

Membangun Lembata dari Puncak Tiga Gunung
ist
Gunung Ile Ape

Oleh Vinsen Belawa Making
Anak Tanah Lembata, Wakil Ketua Stikes CHMK

POS-KUPANG.COM -- Festival 3 Gunung (F3G) Lembata 2018 yang digagas Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan sebuah terobosan yang berani dan menantang.

Tidak semua masyarakat mendukung hal ini. Lewat media sosial kita dapat membaca bagaimana perang antara pihak yang pro dan kontra dengan berbagai argumen pembenarannya masing-masing.

Terlepas dari perdebatan tersebut, festival yang telah diluncurkan pada Senin (7/5/2018) telah menjadi perhatian dunia. Tugas kita saat ini adalah mempersiapkan acara ini agar dapat berjalan dengan baik. Mulai dari pembenahan infratruktur hingga pada pelayanan terhadap para tamu.

Memang bukan baru sekali ini Lembata menggelar even berskala besar namun pemerintah dan seluruh masyarakat hendaknya belajar dari pengalaman. Apa yang menjadi catatan hari kemarin harus segera dibenahi, mengingat even kali ini berdurasi lebih panjang dan dengan berbagai suguhan yang berbeda.

Menarik memang, sebab di sana ada keunikan dari tiga gunung yakni Ile Lewotolok, Ile Batutara, dan Ile Werung sebagai daya tarik wisata alam, yang hanya ada di Lembata.

Selama sembilan hari penyelenggaraan (22-29 September 2018) wisatawan dan masyarakat bisa menikmati serangkaian acara, mulai dari Festival Payung Lembata, Festival Paralayang Internasional, Pesta Kacang Ile Ape, Lamalera Whale Catching Adventure, Visite To Barter And Night Market, Volcano Foot Ball Exhibition, NTT Fashion Carnaval 2018 dan masih banyak lagi. Hal ini menggambarkan Lembata tidak hanya memiliki keunikan alam, melainkan juga budaya dan tradisinya.

Mengapa harus Gunung?

Inilah pertanyaan yang juga sering ditanyakan para netizen. Mengapa harus gunung? Mengapa bukan yang lainnya sebab di Lembata terdapat begitu banyak kekayaan lainnya seperti; Pulau Pasir Putih Awelolong, Gua Maria Lewoleba, Lewopenutung, Pantai Rekreasi Pasir Putih Waijarang, Sumber Air Panas Sabu Tobo, Adum dan, Labalimut, Sumber Gas Alam Karun Watuwawer, Pantai Rekreasi Tanah Treket, Budaya Tradisional Perburuan Ikan Paus di Desa Lamalera, Rumah Adat dan Ritus Pesta Kacang Jontona, Lopo Wai Meting, Desa Jontona, Pantai Pasir Putih Mingar, Pantai Lewolein, Pantai Nubi, Lusiduawutun, Air Terjun Atawuwur, Pantai Pasir Putih Bean, Pantai Pasir Putih Wowong atau Makam Raja Saguwowo Desa Kalikur Kecamatan Buyasuri?

Gunung adalah simbol kekuatan dan kedasyatan Sang Pencipta, sehingga tidak heran apabila pemazmur menjadikannya salah satu simbol Sang Khalik itu sendiri. Tuhan Engkaulah Gunung Batuku. Selain itu Lembata berada pada jalur gunung berapi yang sudah pasti menjadi sumber kesuburan bagi tanah di sekitarnya.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved