Berita Kabupaten TTU

Bawaslu TTU Peringatkan Parpol dan Bacaleg Agar Tak Curi Star dalam Kampanye

Partai politik (parpol) dan para bakal calon anggota legislatif (bacaleg) agar tidak mencuri start kampanye.

Bawaslu TTU Peringatkan Parpol dan Bacaleg Agar Tak Curi Star dalam Kampanye
Pos Kupang/Teni Jenahas
Ketua Panwas TTU, Martinus Kolo

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menghimbau kepada partai politik (parpol) dan para bakal calon anggota legislatif (bacaleg) agar tidak mencuri start kampanye.

"Kami menghimbau kepada pimpinan parpol dan bacaleg supaya sedikit merem-rem diri untuk tidak melakukan kampanye diluar jadwal," kata Ketua Bawaslu TTU, Martinus Kolo usai mengikuti rapat pleno terbuka penetapan DPT hasil perbaikan di Kantor KPU TTU, Kamis (13/9/2018) malam.

Martinus menegaskan, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh KPU bahwa pelaksanaan kampanye baru dapat dilakukan oleh parpol dan para bacaleg pada tanggal 23 September 2018.

"Karena itu sesuai dengan jadwal dan penetapan yang tertuang dalam peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang kampanye pemilu," ungkapnya.

Martinus menjelaskan, dalam peraturan KPU tersebut, apabila ada parpol dan para bacaleg melakukan kampanye di luar jadwal maka akan dikenakan sansi baik berupa sangsi administrasi dan sangsi pidana.

"Sangsi administrasi kita bisa lakukan teguran kepada parpol dan juga bacaleg untuk segera menurunkan semua APK yang telah dipasang," tegas Martinus.

Jika ada parpol dan bacaleg yang terbukti melakukan kampanye diluar jadwal, tegas Martinus, maka akan dikenakan pidana penjara selama satu tahun dan denda Rp. 12 juta sesuai dengan undang-undang pemilu.

Bawaslu TTU, tambah Martinus, selain menerima laporan dari masyarakat, juga terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan curi start kampanye, baik yang dilakukan di medsos maupun pemasangan alat peraga kampanye di lapangan.

"Kalau misalnya ada laporan dari masyarakat, kita tindaklanjuti, dan jika bawaslu yang menemukan sendiri, maka kita bisa masukan dalam temuan kita," ungkap Martinus.

Sejauh ini, sebut Martinus, di Kabupaten TTU, para caleg dan parpol sudah mengetahui adanya peraturan KPU mengenai kampanye dan pemasangan alat peraga sehingga banyak dari mereka yang telah merem-rem diri untuk melakukan kampanye.

"Kalau yang belum mengetahui peraturan KPU, kita beritahukan kepada mereka sehingga mereka dapat mengetahui," jelas Martinus.

Ketua KPU TTU, Hironimus J. Tulasih, S.H juga meminta kepada para caleg agar tidak melakukan start kampanye sebelum jadwal. Hal itu karena jika ada yang melaporkan akan menjadi masalah besar bagi caleg yang bersangkutan.

"Kami minta agar para caleg agar rem-rem diri dulu melakukan kampanye seperti posting di facebook, wa. Kalau tidak dilaporkan tidakk apa-apa. Tapi kalau dilaporkan maka akan menjadi masalah," ungkap Hironimus. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved