Berita Gempa Lombok

Aparat Kejari OTT Anggota DPRD Mataram Terkait Dana Rehabilitasi Gempa Lombok

Kejari Mataram melakukan OTT tiga orang terkait dugaan pemeriksaan dana rehabilitasi gempa di Pulau Lombok

Aparat Kejari OTT Anggota DPRD Mataram Terkait Dana Rehabilitasi Gempa Lombok
KOMPAS.com/ Karnia Septia
Pemeriksaan oknum anggota DPRD Mataram dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri Mataram. 

POS-KUPANG.COM - Kejaksaan Negeri Mataram Nusa Tenggara Barat ( NTB) melakukan operasi tangkap tangan terhadap tiga orang terkait dugaan pemerasan dana rehabilitasi gempa bumi untuk gedung SD dan SMP.

Tiga orang yang diamankan berinisial HM, anggota DPRD Kota Mataram, SD, Kepala Dinas Pendidikan, dan CT, seorang kontraktor.

Mereka ditangkap di sebuah warung di kawasan Cakranegara, Kota Mataram, Jumat (14/9/2018).

"Pada pagi hari ini kita lakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan dengan barang bukti uang Rp 30 juta," terang Kepala Kejaksaan Negeri Mataram Dr. Ketut Sumedana SH. MH.

Sumedana menjelaskan, uang tersebut diduga jatah proyek yang diminta oknum anggota DPRD yang sudah ditetapkan dalam APBD perubahan tahun 2018.

Khusus mengenai rehabilitasi penanganan pasca gempa bumi untuk gedung SD dan SMP, dananya sebesar Rp 4,2 miliar.

Hingga sore ini, proses pemeriksaan masih dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri Mataram. Kejaksaan telah menetapkan HM yang merupakan Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram dari fraksi Golkar, sebagai tersangka.

"Sementara kita tetapkan sebagai tersangka satu orang. Yang lain masih terperiksa, saksi," kata Sumedana.

Gempa Guncang Lombok Utara

Sementara itu, gempa bumi tektonik kembali mengguncang Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (14/9/2018) pada pukul 12.57 Wita

Halaman
12
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved