Berita Regional Terkini

Polisi Musnahkan 1 Hektar Ladang Ganja, 4 Orang Ditangkap

Tim Satuan Narkoba Polres Lhokseumawe menemukan satu hektar ladang ganja di Desa, Lancok Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara

Polisi Musnahkan 1 Hektar Ladang Ganja, 4 Orang Ditangkap
KOMPAS.com/Masriadi Sambo
Polisi mencabut batang ganja setinggi satu meter di Desa Lancok, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (13/9/2018). 

POS-KUPANG.COM | ACEH UTARA - Tim Satuan Narkoba Polres Lhokseumawe menemukan satu hektar ladang ganja di Desa, Lancok Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (13/9/2018).

Polisi memusnahkan ladang ganja yang ditanam diantara pohon pinang itu dengan cara dicabut lalu dibakar. Ketinggian pohon ganja bervariasi mulai setengah sampai satu meter.

Kasat Narkoba Polres Lhokseumawe Iptu Zeska Julian Wijaya menyebutkan, awalnya polisi menangkap tersangka berinisial D, A dan I di Lhokseumawe.

Baca: Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Dokter RS Dedari Kupang

Untuk menangkap pengedar ganja itu, polisi menyamar sebagai pembeli. Begitu barang bukti diserahkan, mereka langsung ditangkap.

"Awalnya kami beli bungkusan dari pengedar. Setelah pengedarnya kami tangkap, kami kembangkan lagi, lalu dapat satu kilogram ganja, lalu dua kilogram. Totalnya tiga tersangka, " sebutnya.

Dari keterangan ketiga tersangka itu, polisi mengetahui pemilik kebun tersebut berinisial MY (40) warga Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Dia menyebutkan luas lahan itu sekitar dua hektar. Namun, tidak semua lahan ditanami ganja.

"(Ganja) ditanam diantara kebun pinang. Kami perkirakan sekitar satu hektar yang berisi ganja. Yang sudah dipanen pemiliknya MY itu hanya enam kilogram," terangnya.

Saat ini, pemusnahan ladang ganja masih berlangsung di pedalaman Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

"Kami imbau masyarakat melapor jika melihat peredaran narkoba. Sehingga bisa kami tangkap sampai ke sumber ladang ganjanya," pungkasnya.

Modus pelaku adalah menyimpan ganja di antara keranjang jeruk. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved