Berita Kabupaten Ngada

Ini Pesan Romo Vikep Bajawa Saat Perayaan Ekaristi Pemberian Sakramen Krisma Di Kurubhoko Bajawa

Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr men-delegate Vikep Kevikepan Bajawa, Rm. Yos Daslan, Pr memberikan Sakramen

Ini Pesan Romo Vikep Bajawa Saat Perayaan Ekaristi Pemberian Sakramen Krisma Di Kurubhoko Bajawa
istimewa
Suasana perayaan ekaristi pemberian sakramen krisma di Gereja Paroki Sta. Maria Ratu Para Malaikat (MRPM) di Kurubhoko Kabupaten Ngada, Selasa (11/9/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Pr men-delegate Vikep Kevikepan Bajawa, Rm. Yos Daslan, Pr untuk memberikan Sakramen Krisma kepada lebih dari 200 krismawan-krismawati di Paroki Santa Maria Ratu Para Malaikat (MRPM) Kurubhoko Kabupaten Ngada, Selasa (11/9/2018).

Penerimaan sakramen berlangsung dalam misa kudus konselebran dengan selebran utama Vikep Bajawa Rm. Yosef Daslan, Pr, dengan para imam selebran P. Mikhael Perube, OFM yang juga Provinsial OFM Indonesia, Pater Fridus Derong, OFM dan rekan dari Paroki Aeramo dan Pastor Paroki Kurubhoko Pater Thobias Harman, OFM dan Rekan, para suster SFSC Maumere, dari persaudaraan Fransiskan dan seluruh umat.

Baca: Brigpol Martins Dilantik Sebagai Koordinator THS-THM Wilayah Belu Utara

Baca: Dua Anak Ingusan Dicabuli Pria Beristri

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Rabu 12 September 2018, Pisces Ada Proyek Besar, Leo Romantis

Misa penerimaan sakramen Krisma pertama kali di paroki ini juga dirangkaikan dengan puncak HUT Paroki MRPM Kurubhoko yang jatuh pada tanggal 11 September, yang mengangkat tema 'Duc in Altum atau Bertolaklah ke tempat yang dalam'.

Vikep Bajawa, Rm. Yosef Daslan, Pr dalam khotbahnya memgatakan tema perayaan yang diangkat dari Injil Lukas. 5:1-5 sanhat relevan dan masuk dalam pengalaman dan perasaan umat saat ini.

Ajakan Yesus kepada para murid untuk bertolak ke tempat yang dalam adalah ajakan di tengah kekecewaan karena semalaman bekerja tidak mendapatkan hasil - situasi gagal total.

Dikatakan, ajakan Kristus bertolak ke tempat yang dalam bukan soal berapa banyak ikan yang akan di tangkap di sana, tetapi soal mengapa para murid gagal?

"Kalau mau berhasil maka harus mengandalkan Tuhan dalam setiap usaham Mengandalkan kuasa Tuhan. Atas perintah Allah lah mereka bekerja, bukan atas keinginan hati manusia," kata Rm. Daslan, seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima POS KUPANG.COM, Rabu (12/9/2018).

Baca: Bangun Pagi Lakukan 4 Hal Ini, Kamu Bakal Bersemangat Menjalani Harimu

Baca: Jungkok BTS Heran, Tujuannya Melukis Suga BTS, Hasilnya Malah Bukan Suga

"Relevansi ajakan Yesus, bahwa dalam hidup kita kadang mengalami kegagalan.
Kita mungkin tidak dalam situasi gagal total, tetapi kita harus terus bergerak untuk berubah," pintanya Rm. Daslan.

Kepada umat yang hadir Rm. Daslan bertanya: apa kita sudah ada perubahan terutama perubahan mentalitas?

Kita harus terus punya daya juang meski banyak tantangn. Optimis utk terus bergerak. Tumbuh kesadaran bahwa kita punya potensi yang bisa dikerahkan dalan kehidupan menggereja," tegas Rm. Daslan.

Menurut Rm. Daslan, ajakan Kristus kepada para muridnya bukan hanya untuk dapat ikan - hasil, tetapi sebaliknya ajakan untuk terus berjuang dalam iman yang konkret, yakni mengandalkan kekuatan Tuhan. Tuhan jadi pusat kita dalam ziarah paroki ini.

Dia melanjutkan, Kadang karena hebat kita tidak andalkan Tuhan. Maka ajakan bertolak ke tempat yang dalam adalah ajakan untuk membangun gereja yang hidup dengan fokus perjuangan pada Allah. Tujuan yang kita buat adalah untuk memuliakan Tuhan.

Baca: Penumpang Ojek Online Selamat Dari Tindak Perkosaan Karena Lakukan Hal Ini

Baca: Segera Menikah Jika Ada 5 Tanda Dalam Hubunganmu Dengan Si Dia

Para peristiwa krisma - pencurahan roh kudua - hari ini adalah mengujungi peristiwa pentekosta dimana para rasul yang berubah setelah menerima Roh Kudus.

Oleh pencurahan roh kudus mereka menjadi manusia baru. Meninggalkan kebiasaan dan sifat yang tidak baik.

Para rasul sendiri punya rekam jejak yang tidak baik tetapi dengan pencurahan Roh Kudua para rasul memperoleh perubahan.

Dikatakan, menjadi manusia baru yang hidup sesuai dengan bimbingan Roh Kudus. Bukan menurut selera pribadi. Mereka yang hidup dalam bimbingan roh akan menghasilkn buah-buah roh. Menjadi manusia beriman dewasa.

Dewasa dalam iman, kata Romo Daslan, tau membedakan mana baik dan mana yang tidak. Harus tau beri kesaksian tentang yang dia imanni melalui perilaku hidup. Sadar akan tanggung jawab hidup menggereja dan ambil bagian dalan kehidupan gereja.

Berkaitan denganHUT Paroki, Rm. Daslan mengatakan momen reflekai terhapan peran kita dalam menggereja sejauh mana.

Baca: Ini Manfaat Positif Yang Bakal Kamu Dapatkan Dari Berciuman

Baca: Di Negara Ini Kondom Dipakai Untuk Proses Pembuatan Minuman Anggur

Peristiwa hari ini harus menjadi momen membangun semangat memantapkan jati diri sebagai anggota gereja.

Gereja adalah umat Allah dan anda di dalamnya dan hidup mati ada di dalam tangan anda. Gereja (umat) kurubhoko maju kalau anda punya semangat untuk membangun. Partisipasi adalah bagian dari iman, yang menunjukkan bahwa anda punya iman adalah mengkonkretkannya.

Perayaan krisma dan HUT Paroki ini diwarnai berbagai kegiatan di ataranya kegiatan lomba yang melibatkan anak-anak, pekan pameran dan pentas seni. (*)

Suasana perayaan ekaristi pemberian sakramen krisma di Gereja Paroki Sta. Maria Ratu Para Malaikat (MRPM) di Kurubhoko Kabupaten Ngada, Selasa (11/9/2018).
Suasana perayaan ekaristi pemberian sakramen krisma di Gereja Paroki Sta. Maria Ratu Para Malaikat (MRPM) di Kurubhoko Kabupaten Ngada, Selasa (11/9/2018). (istimewa)
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved