Berita PORProv NTT

10 Kabupaten Ikut Pencak Silat Porprov 2018

10 Kabupaten/Kota di NTT sedang mengikuti cabang olahraga pencak silat dalam PORProv 2018, di Asrama Haji, Oebufu, Kota Kupang.

10 Kabupaten Ikut Pencak Silat Porprov 2018
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Suasana pertandingan cabang pencak silat, PORprov NTT tahun 2018, di aula Arsma Hajin, Kupang, Rabu (12/9/2018) 

Laporan Reporter Pos Kupang. Com, Ricko Wawo

POS KUPANG.COM - Sebanyak 10 Kabupaten/Kota di NTT sedang mengikuti cabang olahraga pencak silat dalam PORProv 2018, di Asrama Haji, Oebufu, Kota Kupang.

Dominggus Haga selaku sekretaris pertandingan pencak silat kepada Pos Kupang, Rabu (12/9/2018) melaporkan kesepuluh kabupaten/kota itu yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Belu, Alor, Flotim, Ngada, Nagekeo, Sumba Tengah, Sabu Raijua, Rote Ndao.

Baca: Sabu Raijua Borong Tiga Medali Emas dari Sepak Takraw

Ia menyampaikan sebenarnya semua kabupaten di NTT bisa terlibat dalam Porprov kali ini, tapi sesuai regulasi kabupaten yang mengikuti Kejurda 2017 yang bisa ikut dalam Porprov 2018.

"Yang lain tidak ikut kejurda jadi tidak diperkenankan ikut porprov, karena ini event berjenjang, jadi harus juga ikut secara berjenjang," ungkapnya.

Ia memaparkan saat ini sedang berlangsung partai tanding. Totalnya ada 72 partai tanding putera dan puteri. Usai partai tanding, rincinya, pada Jumat (14/9/2028) akan dilangsungkan partai tunggal putera dan puteri.

"Partai tanding dilaksanakan terlebih dahulu, karena untuk partai tunggal nanti kita bongkar lagi matrasnya dan disetting lagi," jelasnya.

Untuk partai tanding sendiri ia melaporkan sudah ada tiga orang atlet yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Pada laga lainnya, seperti Kota Kupang VS Kabupaten Alor, dan Ngada VS Sumba Tengah, partai dinyatakan tak seimbang secara kekuatan.

Sri Ayati Badu selaku pelatih pencak silat dari Kabupaten Alor menargetkan dua emas dibawa pulang dari cabor pencak silat. Ia bersyukur karena dua orang atletnya sudah lolos ke babak final dan akan bertanding Kamis (13/9/2018) besok.

Ia sendiri merincikan atlet pencak silat yang dibawa sebanyak 12 orang: putera tujuh dan puteri tiga.

"Kalau pelatih ada empat orang dan satu orang ofisial. Kami sudah persiapan selama 3 bulan, jadi ini saatnya kami buktikan."

Dikatakan, para atletnya sendiri merasa termotivasi karena sebelum berangkat ke Kota Kupang untuk ikut Porprov 2018

Bupati Alor, Drs. Amon Djobo sudah menjanjikan atlet bonus sebesar Rp 7,5 juta bu untuk peraih medali emas, bonus Rp 5 juta untuk peraih medali perak dan Rp 3,5 juta juta peraih medali perunggu.

Terkait event Porprov 2018, Sri mengaku cukup puas dengan persiapan panitia yang cukup optimal. Beberapa perlengkapan wasit dan juri sudah menggunakan alat teknologi yang lebih canggih sehingga menurutnya para wasit bisa menilai pertandingan lebih objektif.

Terkait alat-alat ini, Dominggus Hangga menjelaskan KONI NTT sendiri menggelontorkan dana sebesar Rp100 juta lebih untuk membeli matras dan perlengkapan alat untuk wasit dan juri.

Pantauan Pos Kupang, pertandingan Pencak Silat berlangsung dari pukul 08.00-20.00 Wita. Ratusan penonton memenuhi Aula Asrama Haji mendukung para atlet  (*)

Wasit pengawas memantau jalannya pertandingan cabor pencak silat
Wasit pengawas memantau jalannya pertandingan cabor pencak silat (POS KUPANG.COM/RICKO WAWO)
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help