Kisah Gadis Korban Human Trafficking

Kebaikan Hati Soimah dan Perjuangan Simon Nahak Bawa Pulang Delvi Bete

Kebaikan Hati Soimah dan Perjuangan Simon Nahak Bawa Pulang Delvi Bete

Kebaikan Hati Soimah dan Perjuangan Simon Nahak Bawa Pulang Delvi Bete
Foto Richy untuk POS-KUPANG.COM
Kebaikan Hati Soimah dan Perjuangan Simon Nahak Bawa Pulang Delvi Bete- Simon Nahak memberikan bantuan saat mengantar Delvi Bete kembali ke kampungnya di Dusun Nekto, Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka (10/9/2018) 

Kedatangan Delvi dan rombongan Dr. Simon Nahak disambut isak tangis sanak keluarga dan kedua orang tua.

Mereka juga menyambut kedatangan Delvi dengan upacara adat masyarakat Suku Nekmataus.

Ayah kandung Delvi, Siprianus Moruk sangat terharu menyaksikan anaknya kembali dalam keadaan sehat. 

Gubernur NTT dan Wagub NTT, Viktor B Laiskodat dan Josef Nae Soi dijemput Ketua DPRD NTT, H Anwar P Geno masuk ke Gedung DPRD NTT, Senin (10/9/2018)
Gubernur NTT dan Wagub NTT, Viktor B Laiskodat dan Josef Nae Soi dijemput Ketua DPRD NTT, H Anwar P Geno masuk ke Gedung DPRD NTT, Senin (10/9/2018) (POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU)

Viktor Laiskodat Ancam Patahkan Kaki Pelaku

Masalah human trafficking ( perdagangan manusia) di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) mendapat perhatian serius dari Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Dilansir Kompas.com, dalam pidato perdananya pada rapat paripurna istimewa DPRD NTT, Senin (10/9/2018), Viktor Laiskodat secara tegas mengancam akan mematahkan kaki pelaku perdagangan manusia.

 "Kita akan kerja sama dengan Danrem Kupang dan Kapolda NTT. Yang mengirim TKI asal NTT ke luar dan menjadi budak, maka gubernur akan kasih uang untuk patahkan kakinya," tegas Viktor.

Pihaknya juga akan melakukan moratorium atau menghentikan sementara TKI asal NTT ke luar negeri.

Menurut Viktor, alasan dilakukan moratorium TKI karena perdagangan manusia adalah modus baru dari perbudakan di era modern.

Viktor menyebut, banyak calon TKI asal NTT yang menderita karena ditipu dan diperjualbelikan di dalam pasar gelap sebagai buruh murah, pekerja seks dan asisten rumah tangga yang tidak mendapatkan perlindungan yang layak.

Halaman
1234
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help