Berita NTT

Humau Setuju Moratorium Pertambangan di NTT

Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Bento Humau setuju konsep yang ditawarkan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Lasikodat, terkait

Humau Setuju Moratorium Pertambangan di NTT
pos kupang.com, edi hayong
Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Bento Humau

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI-----Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang, Bento Humau setuju konsep yang ditawarkan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Lasikodat, S.H, M.Si terkait moratorium pertambangan di NTT.

Baca: Ini Jumlah Formasi Umum dan Rincian Penerimaan CPNS di Pemda Nagekeo

Baca: Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Buka Porprov NTT 2018

Apa yang disampaikan Gubernur NTT pada pidato perdana di DPRD NTT soal pemasukan yang minim dari pertambangan dan hanya melahirkan kesengsaraan rakyat memang begitulah yang terjadi.

Baca: Atlet Kota Kupang Raih Dua Medali Emas di Hari Pertama PORProv 2018

Untuk itu dengan moratorium, kondisi alam NTT diperbaharui dengan berbagam jenis tanam produktif salah satunya marungga (kelor).

Bento Humau yang juga anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Kupang ini kepada POS KUPANG.COM, di kediamannya, Selasa (11/9/2018) menuturkan, dirinya mengikuti pidato perdana Gubernur Viktor di hadapan DPRD NTT dan undangan lainnya, Senin (10/9/2018).

Konsep yang ditawarkan soal beberapa moratorium salah satunya pertambangan sangat bagus. Pasalnya, nilai tambah dari pertambangan khususnya mangan selama ini tidak ada buat daerah. Untuk itu, program yang menyentuh kehidupan warga terutama penanaman kelor sangat bagus.

"Lingkungan harus kita jaga dengan baik. Pertambangan memang banyak merusak alam. Saya pikir dengan kita tanam kelor selain menghijaukan juga bermanfaat untuk kesehatan dan meningkatkan ekonomi keluarga. Saya setuju sekali moratorium pertambangan di NTT," tegas Humau. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help