Berita Kota Kupang

Markas Polres Kupang Kota Jadi Wilayah Bebas Korupsi

Pencanganan dan penetapan Mako Resta Kupang sebagai Wulayah Bebas Korupsi telah dilakukan sejak bulan Juli 2018 lalu.

Markas Polres Kupang Kota Jadi Wilayah Bebas Korupsi
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Gerbang utama Markas Polres Kupang Kota di Jalan Frans Seda Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG – Markas Komando (Mako) Polres Kupang Kota yang terletak di jalan Frans Seda Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara TImur (NTT) ditetapkan menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) untuk satuan kepolisian di jajaran Polda NTT.

Pencanganan dan penetapan Mako Resta Kupang sebagai WBK ini telah dilakukan sejak bulan Juli 2018 lalu.

Baca: Ramalan Zodiak, Apa Yang Akan Kamu Alami Sepanjang Bulan September 2018?

Baca: Ketiadaan Dana! Kejari Ende Belum Limpahkan Kasus Korupsi

Baca: ASN Pemprov NTT iKut Apel Terakhir Dengan Penjabat Gubernur

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Christian Nugroho kepada Pos Kupang mengungkapkan, penetapan Mako Polres Kupang Kota sebagai kawasan atau wilayah bebas korupsi (WBK) dilakukan berdasarkan penilaian yang dilakukan secara rutin. Setelah dinilai sukses dan berprestasi dalam menerapkan pelayanan ketika menjadi wilayah Zona Integritas (ZI) maka Polres Kupang Kota kemudian ditetapkan menjadi wilayah bebas korupsi.

Baca: 2.554 Atlet Rebut 1.650 Medali dalam Porprov NTT 2018

“Intinya pada peningkatan pelayanan yang bersih, dan dengan penetapan ini (WBK) maka pelayanan polisi kepada masyarakat dituntut untuk lebih transparan dan akuntabel,” jelas Anthon. 

Anthon menjelaskan, dengan ditetapkannya sebagai WBK, peningkatan pelayanan kepada masyarakat menjadi sebuah keharusan. Pelayanan publik yang selama ini sudah dilaksanakan dengan baik dan diapresiasi dalam penilaian prestasi harus lebih ditingkatkan lagi.

“Pelayanan kita baik di SPKT, SKCK, SIM Sidik jari dan lainnya harus membuat masyarakat merasa lebih mudah dan cepat tanpa adanya praktik pungli. Kalaupun ada beban biaya, maka harus diberitahukan dan ditempel atau diinformasikan secara jelas kepada masyarakat,” ungka Anthon.

Baca: Tetangga Ungkap Sikap Calon Istri BTP Bripda Puput Nastiti Devi

Baca: LIVE STREAMING : Sanggar Moramasa Asal Ngada Sambut Gubernur Laiskodat dan Wagub Soi di DPRD NTT

Selain itu, lnjut Anthon, pihaknya juga memberikan akses  yang mudah bagi penyandang disabilitas dengan penyediaan ramp atau bidang miring yang dibuat di bangunan utama gedung Polres Kupang Kota serta pelayanan ramah bagi anak. Tidak terkecuali, penerapan pelayanan online untuk akses laporan dan antara antar gratis SKCK yang dimaksudkan untuk menghilangkan pungli di lingkungannya. (*)


Nong El Andrian
07.59 (0 menit yang lalu)

 
ke saya

  

 
2 Lampiran 


Klik di sini untuk Balas atau Teruskan

12,51 GB (83%) dari kuota 15 GB telah digunakan
Kelola
Persyaratan · Privasi · Kebijakan Program

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help