Berita Kabupaten Ngada

Ini Capaian Imunisasi MR Di Kabupaten Ngada

Kabid Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Dinkes Ngada, pencapaian pemberian Vaksin Rubella dan Campak mencapai 72,13 persen.

Ini Capaian Imunisasi MR Di Kabupaten Ngada
pos kupang.com, gordi donofan
Petugas Kesehatan dari Puskesmas Watukapu pose bersama siswa sekolah di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada, Jumat (31/8/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada Agung Artanaya, menjelaskan capaian pemberian Vaksin Rubella dan Campak di Kabupaten Ngada telah mencapai 72,13 persen.

Baca: Mariana Minta Bangun Gedung Kelas Paralel Matawai Pandangu Sumba Timur

Baca: Danrem 161 Wira Sakti Sebut Parlemen Timor Leste Memutar Balikan Fakta soal Perbatasan

Dikatakannya pula secara keseluruhan target yang harus dicapai adalah 95 persen namun presentasi 72,13 persen merupakan presentase Vaksin bulan Agustus 2018.

Ia berharap akan bisa tercapai pada bulan September 2018 karena waktu pelaksanaannya pada bulan Agustus dan September 2018.

Baca: Berjudi, Tiga Pejabat Manggarai Ditangkap! Kuasa Hukum Angkat Bicara

Total yang harus diberikan vaksin Rubella dan Campak di Kabupaten Ngada 48.697 orang dan sasaran riil tersebut memang berbeda dengan data pada Pusat Data dan Informasi (Pusdatim) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang mana menetapkan sasaran di Kabupaten Ngada untuk Vaksinasi Rubella dan Campak sebanyak 52.391 orang sasaran sehingga data Pusdatim menyimpulkan bahwa baru 66,35 persen sasaran yang sudah menerima vaksin.

Sementara itu Kepala Seksi Pengendalian Penyakit dan Wabah pada Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada Nona Tonda, menjelaskan bahwa data Kabupaten adalah data riil yang sudah divalidasi.

Terkait Vaksinasi pada bulan Agustus 2018 berjalan lancar karena adanya dukungan dari berbagai pihak seperti Tripika, sekolah juga masyarakat.

Pelaksanaan Vaksin bulan Agustus 2018 fokus bagi anak sekolah TK, PAUD, SD dan SMP adalah Bulan September 2018 untuk Bayi, Balita juga anak putus sekolah.

Pada kegiatan tahap pertama memang ada sedikit kendala di MIS Al Qurabah karena masih menunggu Fatwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) namun sudah berlangsung Vaksin pada Senin (3/9) sedangkan MTS Maumbawa ditunda.

Ketersediaan Vaksin juga tidak ada masalah dan dari hasil pemantauan ada beberapa anak yang demam dan merasa sakit di daerah suntikan dan hal tersebut tidak masalah karena hanya beberapa waktu saja. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved