Berita Kabupaten Kupang

Gedung Puskesmas Oesao Dibiarkan Merana, Kadinkes Membantah

bukan berarti dibiarkan terbengkali seperti itu karena alokasi anggaran dari pemerintah pusat tetap ada setiap tahun.

Gedung Puskesmas Oesao Dibiarkan Merana, Kadinkes Membantah
pos kupang.com, edi hayong
Gedung Puskesmas Oesao, Kecamatan Kupang Timur yang belum selesai dibangun. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OESAO-----Proyek pembangunan Gedung Puskesmas Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT berlantai dua diduga merana selama ini tanpa ada penyelesaian.

Namun, dugaan ini dibantah Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kupang, dr. Robert Amheka bahwa gedung itu bukan diterlantarkan tetapi masih menunggu proses untuk dikerjakan lebih lanjut.

Baca: Danrem 161 Wirasakti Membantah Warga Perbatasan Caplok Wilayah RDTL

Baca: 550 Ekor Burung Dilepasliarkan Petugas TN Matalawa dan Brimob Den A Pelopor Sumba

Walaupun proses pembangunannya tidak berjalan tetapi alokasi anggaran dari pusat tetap masuk. Saat ini kadis sudah menugaskan kepala puskesmas untuk mengurus proses penyelesaian pembangunannya.

Robert Amheka kepada POS KUPANG.COM, Minggu (9/9/2018) menjelaskan, selama ini gedung dua lantai Puskesmas Oesao yang terletak di bagian Timur dari gedung puskesmas yang ada sekarang, memang terkesan terlantar.

Namun, bukan berarti dibiarkan terbengkali seperti itu karena alokasi anggaran dari pemerintah pusat tetap ada setiap tahunnya. Untuk itu, saat ini tengah diupayakan untuk pembangunan lanjutan.

"Tidak ada mangkrak. Memang sudah beberapa tahun dibiarkan tidak terurus. Saya sudah sampaikan ke kepala puskesmas untuk mengupayakan pembangunan lanjutan.

Kasihan gedung yang menelan dana begitu besar akhirnya tidak dilanjutkan pembangunannya. Jadi sekali lagi saya tegaskan bahwa proses pembangunan lanjutan tetap jalan.

Tentu saya berharap proses pembangunannya jangan digiring ke hal politik. Kalau sudah selesai dapat digunakan untuk banyak kegiatan," kata Robert. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help