Berita Kabupaten Sumba Timur

550 Ekor Burung Dilepasliarkan Petugas TN Matalawa dan Brimob Den A Pelopor Sumba

526 ekor burung Branjangan (Mirafra javanica) dan 24 ekor burung Decu Belang (Saxicola caprat) dilepas liarkan petugas Taman

550 Ekor Burung Dilepasliarkan  Petugas TN Matalawa dan Brimob Den A Pelopor Sumba
istimewa
Anggota Brimob Sumtim Dan petugas Taman National Matalawa saat melepasliarkan burung – burung di padang belakang Mako Brimob. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU-----Sebanyak 526 ekor burung Branjangan (Mirafra javanica) dan 24 ekor burung Decu Belang (Saxicola caprat) kembali dilepas liarkan oleh petugas Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (TN Matalawa) bersama petugas brimob De A Pelopor Sumba, 

Pelepas liarkan kembali burung-burung itu di padang savana belakang kantor brimob Sub Den A Pelopor Sumba, Jumat (7/9/2018) pada pukul 15.00 Wita.

Baca: Danrem 161 Wirasakti Membantah Warga Perbatasan Caplok Wilayah RDTL

Baca: Dua Saksi Paslon Tolak Tandatangi Berita Acara Perhitungan Suara Ulang Pilbup TTS

Kapolres Sumba Timur AKBP.Victor MT.Silalahi,SH.,MH menyampaikan itu melalui Kasubag Humas Polres Sumba Timur Iptu I Made Murja kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (9/9/2018) pagi.

Made Murja mengatakan, burung yang dilepas liarkan kembali tersebut terdapat dari tangan pelaku Perdagangan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) berinisial DDL dan M. Pelaku DDL dan M diamankan oleh Brimob Subden 3 Den A Pelopor Sumba yang saat itu sedang melakukan pemeriksaan rutin di depan Mako Brimob di Kilometer 10 Kota Waingapu (6/9/2018) dini hari.

Kata Made Murja, saat sedang melakukan pemeriksan rutin tersebut, anggota Brimob memberhentikan sebuah minibus yang terlihat mencurigakan. Setelah dihentikan dan diperiksa oleh anggota Brimob, didapati bahwa terdapat tumpukan kardus berisi burung yang hendak diperjual belikan ke luar Sumba.

"saat itu petugas menemukan 5 ikatan gerdus yang mana di setiap ikatan terdapat 6 buah kotak gerdus yang berisikan 526 ekor burung Branjangan (Mirafra javanica) dan 24 ekor burung Decu Belang (Saxicola caprata),"jelas Made Murja.

Dikatakan Made Murja dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku membeli burung-burung tersebut dari masyarakat Desa Maujawa dan akan dibawa ke luar Sumba melalui pelabuhan Waikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya. (*)

 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved