Berita Kabupaten TTS

Pilkada TTS , Hasil Hitung Ulang Segera Dilaporkan ke MK

KPU TTS akan melaporkan hasil perhitungan ulang atau pencocokan data di format C1 KWK dan C1 KWK plano ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pilkada TTS , Hasil Hitung Ulang Segera Dilaporkan ke MK
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Thomas Dohu

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru‎

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- KPU TTS akan melaporkan hasil perhitungan ulang atau pencocokan data di format C1 KWK dan C1 KWK plano ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pelaporan dilakukan secara berjenjang oleh KPU TTS.‎

Hal ini disampaikan Ketua Divisi Teknis KPU NTT, Thomas Dohu kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (8/9/2018).
Menurut Thomas, proses hitung ulang di 921 TPS telah dilakukan dan berakhir pada Jumat (7/9/2018). Karena itu, semua hasil yang diperoleh akan dilaporan ke MK.

"Proses hitung ulang sudah selesai dan KPU TTS akan laporkan ke MK melalui KPU NTT. Karena proses hitung ulang sudah selesai, maka semua proses itu dibuat dalam berita acara oleh KPU TTS," kata Thomas.

Dijelaskan, sesuai jadwal, hari ini, Sabtu (8/9/2018), KPU Kabupaten TTS akan membuat berita acara perhitungan ulang di 921 TPS. Berita acara ini akan ditandatangani dalam rapat pleno.

"Perhitungan ulang telah selesai dan hari ini KPU TTS akan membuat berita acara dan ditandatangani dalam rapat pleno KPU TTS. Kemudian akan dilaporkan ke MK," kata Thomas.

Dijelaskan, berita acara perhitungan ulang akan dibuat dan dindatangani bersama di dalam rapat pleno.

"Setelah dibuat berita acara, hasil perhitungan ulang ini akan dibuat laporan untuk selanjutnya dikirim ke Mahkamah Konstitusi( MK)," ujarnya.

Dikatakan, laporan ke MK itu akan dibuat oleh KPU TTS yang memuat tentang proses hitung ulang dan fakta yang ditemukan saat perhitungan ulang.

"Jadi proses hitung ulang sudah selesai sejak kemarin.‎ Pada hari terakhir perhitungan itu sempat dikunjungi oleh KPU RI dan juga Bawaslu RI," ujarnya.

Terkait beberapa temuan, ia mengakui, ada beberapa temuan, seperti ada beberapa C1 KWK plano yang tidak menggunakan format C1 KWK plano yang sebenarnya. Bahkan, lanjutnya, ada format C1 KWK kuarto tanpa hologram.

Sedangkan soal hasil perhitungan, ia mengatakan, menjadi kewenangan KPU TTS untuk menyampaikan dalam pleno.

‎Untuk diketahui dalam pilkada tahun 2018, paslon di TTS yang mengajukan PHP adalah paslon nomor urut 2, Drs. Obet Naitboho,M.Si - Alexander Kase, S.Pd.K.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved