Berita Kabupaten Ende

Pemuda GMIT Syalom Ende Bedah Rumah Warga

Mulai tahun 2016 kelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda GMIT Syalom Ende melakukan kegiatan bedah rumah.

Pemuda GMIT Syalom Ende Bedah Rumah Warga
ISTIMEWA
Pemuda GMIT Syalom Ende sedang membedah rumah warga 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Selama ini acara pelaksanaan bedah rumah kerap terlihat di layar televisi. Namun hal itu nyata terjadi di Kabupaten Ende dan yang melakukannya adalah para pemuda GMIT Syalom Ende.

Sudah beberapa tahun terakhir mulai tahun 2016 kelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda GMIT Syalom Ende melakukan kegiatan bedah rumah milik para jemaat di gereja tersebut.

Menurut Ketua Pemuda GMIT Syalom Ende, Boby Watik, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (8/9/2018), mengatakan, para pemuda GMIT Syalom Ende terpanggil melakukan bedah rumah milik warga adalah merupakan sautu bentuk kepedulian dan bentuk diakonia Pemuda Syalom Ende terhadap jemaat yang tidak mampu atau miskin.

Baca: Gubernur NTT Berkunjung ke TTU

Selain itu ujarnya adalah suatu bentuk kepedulian untuk berbagi kasih dengan sesame jemaat.

Boby mengatakan bahwa pelaksanaan bedah rumah tersebut berlaku bagi jemaat yang benar-benar miskin serta memiliki tanah sendiri dalam arti tidak berada di tanah orang lain.

Selain itu juga pihaknya terlebih dahulu melakukan survey apakah rumah jemaat yang akan dibedah itu layak untuk dibedah atau tidak baik dari sisi kesehatan.

"Tim bedah rumah juga akan melihat dari sisi konstruksi apakah rumah tersebut dibedah secara keseluruhan atau sebagian dan mungkin ada bantuan bahan material bangunan lainnya," ujar Boby.

Menurut Boby sebagai pemuda pihaknya terpanggil untuk membantu sesame sesuai dengan kemampuan yang dimiliki sehingga dengan demikian semua warga atau jemaat bisa merasakan berkat dalam arti bisa menikmati rumah yang layak huni.

Menurutnya, tidak semua jemaat memiliki tempat tinggal yang layak sehingga dengan demikian dirasa perlu dilakukan bedah rumah oleh para Pemuda GMIT Syalom Ende.

Boby mengatakan bahwa selain bedah rumah yang sudah menjadi program kerja dari Pemuda GMIT Syalom Ende di tahun 2018 ini Pemuda GMIT Syalom Ende melakukan kegiatan seperti mengikuti Pawai Paskah Oikumene Tingkat Sinode di Kupang pada Bulan April juga kegiatan Pawai Obor dan malam puji-pujian.

Selain itu, jelas Boby, kegiatan Kepemudaan Seklasis Flores pada Bulan Juni 2018 juga pertandingan olahraga tenis meja tingkat Jemaat Syalom Ende dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-73 pada Bulan Agustus 2018.

"Khusus untuk pertandingan tenis meja kita ingin memupuk kebersamaan sebagai sesame kaum muda didalam Gereja Syalom Ende serta ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan RI. Ini bukan soal siap yang menang atau kalah," ujarnya.

Dalam tahun 2018 Pemuda GMIT Syalom Ende juga akan menyelenggarakan kegiatan Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) di Kecamatan Wolowaru.

Selain itu akan dilakukan kegiatan bedah rumah bagi jemaat yang tidak mampu juga bakti social serta ibadah Natal Bersama tahun 2018.

Menurut Boby berbagai kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk keterpanggilan iman Kristiani juga tanggungjawab pemuda akan keberadaan gereja serta yang paling utama adalah untuk kemulian Tuhan.

Tentang dana untuk bedah rumah, Boby mengatakan berasal dari umat dan juga swadaya dari kelompok Pemuda GMIT Syalom.

"Rata-rata untuk setiap rumah kami anggarkan Rp 15 Juta namanya bedah jadi bukan secara keseluruhan.Mungkin ganti seng atau dinding maupun lantai juga kamar WC," ujarnya. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help