Berita Ekonomi Bisnis

Hati-Hati ada 182 Entitas Yang Tidak Memiliki Izin dari OJK

Satgas Waspada Investasi menemukan 182 entitas yang melakukan usaha tanpa izin dari OJK

Hati-Hati ada 182 Entitas Yang Tidak Memiliki Izin dari OJK
Net
OJK Otoritas Jasa Keuangan

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Masyarakat diharapkan untuk waspada terhadap entitas yang melakukan usaha Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (Fintech Peer-To-Peer Lending) tidak memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Investasi'>Satgas Waspada Investasi kembali menemukan 182 entitas melakukan kegiatan usaha Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (Fintech Peer-To-Peer Lending) tidak memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Demikian rilis yang diterima Pos Kupang Jumat (7/9/2018) dari Ketua Investasi'>Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing melalui OJK NTT, Abu Abadi Sarewa.

"Berdasarkan pemeriksaan di website dan aplikasi pada Google Playstore, Investasi'>Satgas Waspada Investasi kembali menemukan 182 entitas yang melakukan Fintech Peer-To-Peer Lending tanpa izin OJK sebagaimana diatur dalam POJK 77/POJK.01/2016. Kegiatan ini berpotensi merugikan masyarakat," kata Lumban Tobing.

Ia menyatakan, Investasi'>Satgas Waspada Investasi meminta entitas pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi untuk menghentikan kegiatannya.

Selain itu, lanjutnya, menghapus semua aplikasi penawaran pinjam meminjam uang berbasis teknologi informas. Dan, menyelesaikan segala kewajiban kepada pengguna dan keempat segera mengajukan pendaftaran ke OJK.

Satgas Waspada Investasi juga meminta masyarakat tidak melakukan kegiatan dengan entitas yang tidak berizin tersebut karena tidak berada di bawah pengawasan OJK dan berpotensi merugikan masyarakat.

Dengan temuan ini, jumlah entitas pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi tidak berizin yang ditemukan Investasi'>Satgas Waspada Investasi menjadi 407 entitas
 
Lumban Tobing mengungkapkan, Investasi'>Satgas Waspada Investasi juga kembali menemukan penawaran produk atau kegiatan usaha 10 entitas yang diduga tanpa izin pihak berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Ia menegaskabn bahwa penawaran dari 10 investasi ilegal ini sangat berbahaya bagi masyarakat dan berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan.

Halaman
12
Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved