Kabupaten Alor

Tiga Gempa Tektonik Guncang Alor

dampak gempabumi berdasarkan laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa gempabumi dirasakan di Kalabahi dalam skala intensitas I

Tiga Gempa Tektonik Guncang Alor
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Sejumlah orang melintas di areal parkir ruang tunggu yang retak akibat gempa, di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8/2018). Retakan areal parkir sedalam sekitar 1 meter tersebut akibat gempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG- Selasa, 7 September 2018, wilayah Kabupaten Alor diguncang 3 kali gempabumi tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi pertama terjadi pukul 07.04.34 WITA berkekuatan M=1.9 terjadi dengan koordinat episenter pada 8,22 LS dan 124,53 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 1 km arah timur Kota Kalabahi, Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 km.

Baca: Pagu Anggaran Kementerian PUPR Dalam RAPBN Tahun 2019 Sebesar Rp 110,73 Triliun

Melalui siaran pers yang diperoleh Pos Kupang, Gempabumi kedua terjadi pukul 07.04.48 WITA berkekuatan M=2.1 berlokasi di darat pada jarak 6 km arah Utara Kota Kalabahi dengan kedalaman 10 km sedangkan gempabumi ketiga terjadi sekitar 1 jam setelah gempabumi pertama tepatnya pukul 08.05.26 WITA berkekuatan M=2.3 berjarak 1 km ke arah timur dari gempa pertama.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Alor Sumawan ST,MM, dampak gempabumi berdasarkan laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa gempabumi dirasakan di Kalabahi dalam skala intensitas I SIG-BMKG (II MMI).

" Hasil pemodelan menunjukan bahwa gempabumi tdak berpotensi tsunami. Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Alor dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya," pungkasnya. (ff)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved