Berita Gempa Lombok

Pengungsi di Lombok Barat Terserang Diare dan ISPA

Warga terdampak gempa yang mengungsi di Desa Guntur Macan, Kabupaten Lombok Barat, terserang penyakit diare dan ISPA

Pengungsi di Lombok Barat Terserang Diare dan ISPA
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc/18.
Presiden Joko Widodo (kiri) bersalaman dengan anak korban gempa di Posko Pengungsian Dusun Karang Subagan, Desa Pemenang Barat, Pemenang, Lombok Utara, NTB, Selasa (14/8/2018). Pemerintah akan memberikan bantuan perbaikan rumah rusak ringan sebesar Rp25 juta dan Rp50 juta untuk rumah rusak berat. 

POS KUPANG.COM - - Warga terdampak gempa yang mengungsi di Desa Guntur Macan, Kabupaten Lombok Barat, mulai terserang penyakit seperti diare, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), dan gatal-gatal menurut petugas medis.

"Sehari ada 100 pengungsi yang kami tangani di posko pengungsian," kata dokter Basirun, petugas medis yang berada di posko pengungsi Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunung Sari, Kamis.

Baca: Ini Penyebab Peran PPL Belum Maksimal! Pemerintah Diminta Fokus Beri Perhatian


Ia mengatakan kebanyakan pengungsi, dari anak-anak sampai dewasa, mengeluh sakit pernafasan, diare, dan gatal-gatal.

"Penyebabnya karena lingkungan yang tidak bersih dan berdebu," katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya petugas medis menangani lebih dari 100 orang dalam sehari, namun kini jumlahnya mulai menurun.

"Tapi biar berkurang kami tetap melakukan pengawasan, jangan sampai tambah banyak. Karena mereka tinggal di pengungsian masih lama," kata Basirun.

Di Desa Guntur Macan, 925 keluarga yang mencakup 2.816 orang masih tinggal di posko pengungsian. Mereka mengungsi sejak gempa bumi mengguncang Pulau Lombok awal Agustus 2018.

Para pengungsi tinggal di 14 titik pengungsian di Guntur Macan, Api Taik, Barat Kokok, Ladungan, Pancor, Poan Selatan, dan Poan Utara karena rumah mereka rusak akibat gempa. Di Desa Guntur, 98 persen rumah warga rusak akibat gempa. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved