Berita Kabupaten Nagekeo

KPU Nagekeo Serahkan Sepenuhnya Pergantian Bacaleg pada Partai Garuda

Komisi Pemilihan Umum Nagekeo membenarkan bahwa satu dintara ratusan Bacaleg yang dimuat dalam DCS beberapa waktu lalu terlibat dalam kasus korupsi.

KPU Nagekeo Serahkan Sepenuhnya Pergantian Bacaleg pada Partai Garuda
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Jubir KPU Nagekeo, Wisky Kaki. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Komisi Pemilihan Umum Nagekeo membenarkan bahwa satu dintara ratusan Bacaleg yang dimuat dalam DCS beberapa waktu lalu terlibat dalam kasus korupsi.

Tanggapan masyarakat yang masuk ke KPU Nagekeo ditanggapi serius sehingga diklarifikasi hingga ke pengadilan Tipikor Kupang untuk memastikan apakah aduan masyarakat benar atau tidak.

KPU Nagekeo mendapatkan jawaban Bacaleg yang diadukan benar bermasalah.

Sehingga KPU mengambil keputusan untuk mencoret Bacaleg tersebut dan tidak ditetapkan menjadi Daftar Caleg Tetap (DCT).

Pihak KPU Nagekeo menyerahkan sepenuhnya kepada Partai Garuda. Karena itu kewenangan Partai untuk menggantikan. Karena Bacaleg tersebut dinyatakan Tidak Menenuhi Syarat (TMS).

"Soal tanggapan masyarakat ada dari Garuda atas Nama Tiba Yeremias, benar terlibat kasus korupsi dibuktikan dari hasil klarifikasi dengan pengadilan Tipikor kupang yaitu berupa salinan putusan yang menyatakan yang bersangkutan terlibat kasus korupsi," papar Juru Bicara KPU Nagekeo, Wisky Kaki, kepada POS KUPANG.COM, Jumat (7/9/2018).

Ia mengaku pihaknya sudah menyurati Partai Garuda untuk menggantikan Bacaleg bersangkutan.

Semua mekanisnya dipartai dan wajib menyiapkan seluruh berkas syarat calon dan syarat pencalonan.

"Kta sudah panggil partai Garuda dan menyatakan siap mengajukan penggantian calon yang secara aturan waktu tanggal 4 sampai tanggal 10 September 2018," ujar Wisky.

Ia mengaku semua urusan pergantian diserahkan kepada Parpol yang bersangkutan.

"Kita serahkan sepenuhnya ke partai untuk mengganti calaon dengan berkas yang lengkap sehingga langsung ditetapkan di DCT," papar Wisky.

Ia mengatakan kerjasama semua pihak untuk menyampaikan aduan atau tanggapan. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help