Berita Nasional

Ini Imbauan Menteri Pariwisata Agar Masyarakat Tunda Wisata ke Luar Negeri

Menteri Pariwisata mengimbau masyarakat menunda perjalanan wisata mereka ke luar negeri sebagai upaya membantu pemerintah menekan

Ini Imbauan Menteri Pariwisata Agar Masyarakat Tunda Wisata ke Luar Negeri
tribunnews.com
Pariwisata Vietnam-Laos 

POS KUPANG.COM - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan wisata atau jalan-jalan mereka ke luar negeri sebagai upaya membantu pemerintah menekan kebocoran devisa di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.

Menpar Arief Yahya di Jakarta, Jumat, berharap masyarakat lebih memilih berwisata di berbagai destinasi menarik di Tanah Air.

Baca: BREAKING NEWS: Warga Kobalima-Malaka Tewas Diterkam Buaya

"Jadi kami harapkan kita jalan-jalan di dalam negeri saja," katanya.

Pariwisata, kata dia, menjadi salah satu sektor yang diharapkan bisa mendorong kinerja ekonomi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah akibat defisit transaksi berjalan.

Sektor ini menjadi salah satu di antara solusi utama lain di samping meningkatkan ekspor produk, menekan/mensubstitusi produk impor, meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), dan menerapkan biodiesel B20 untuk mengurangi impor BBM.

Baca: BREAKING NEWS! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Air Kali Bitsoin Belu


"Ini justru menjadi kesempatan bagus bagi kita untuk lebih mengeksplorasi Indonesia pada saat ini, sekaligus meningkatkan nasionalisme kita agar tidak banyak dolar keluar," katanya.

Baca: Pagu Anggaran Kementerian PUPR Dalam RAPBN Tahun 2019 Sebesar Rp 110,73 Triliun


Pihaknya saat ini sedang terus berupaya meningkatkan kinerja sektor pariwisata agar mampu memberikan devisa lebih besar kepada pendapatan negara.

Beragam promosi terus dilakukan untuk menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) agar berkunjung ke Indonesia.

Tercatat sampai Juli 2018, sudah lebih dari 9 juta wisman berkunjung ke Tanah Air dan diharapkan sampai akhir tahun jumlahnya terus meningkat sehingga target optimis sebesar 18 juta wisman dapat tercapai. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved